Search
Senin 25 Maret 2019
  • :
  • :

Wali Kota Berharap LHP APBD 2018 Tanjungbalai Dapat Predikat WTP

Starberita – Tanjungbalai, Wali Kota Tanjungbalai, Syahrial berharap LHP APBD 2018 mendapat penilaian opini dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), atas LKPD yang disampaikan kepada BPK-RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.

Hal tersebut dikatakan Syahrial di Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Kamis (14/3), saat menerima kunjungan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara Dra VM Ambar Wahyuni MM Ak, dengan agenda pemeriksaan terkait penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 yang sudah mulai dilakukan 04 Maret sampai 26 Maret mendatang.

“Penyiapan laporan keuangan Tahun 2018 dan manajemen administrasi keuangan yang akurat dapat mewujudkan sistem pengelolaan keuangan di Pemko Tanjungbalai menjadi lebih baik, transparan dan akuntabel,” kata Syahrial.

Dalam kesempatan itu Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Ambar Wahyuni, mengatakan, guna mempercepat penyelesaian pemeriksaan, auditor akan bekerja hingga malam hari, dan kami meminta dukungan Wali Kota, agar para pejabat dapat meluangkan waktunya di luar jam kerja, sehingga data-data yang dibutuhkan auditor dipenuhi.

“Jadi kami minta dukungan Pak Wali kota agar para pejabat tetap berada di tempat selama pemeriksaan berlangsung,” harapnya.

Dia menambahkan, sesuai rencana pemeriksaan lapangan akan dilakukan selama 24 hari, begitu juga dengan pemeriksaan laporan akan dilakukan selama 24 hari. Selanjutnya hasil pemeriksaan akan kami sampaikan secepatnya paling lambat 2 bulan.

“Selama ini tidak pernah BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terlambat dari jadwal yang telah ditetapkan,” kata Ambar.

Ambar menjelaskan, untuk mendapatkan opini penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tidak lah sulit. Asalkan semua instansi terkait mau bekerja keras dan dapat digerakkan. Di samping itu terus dan rutin dilakukan monitoring sehingga apa yang menjadi kekurangan dapat dipenuhi.

“Selama ini monitoring dan evaluasi kurang dilakukan. Hal ini dilakukan dengan harapan dapat mengetatkan monitoring dan evaluasi. Jika itu dapat dilakukan, penilaian opini dengan predikat WTP akan dapat diraih sesuai harapan Pak Wali,” paparnya. (sbc-05/drh)




Tinggalkan Balasan

error: