Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Pola Makan Tepat untuk Ginjal yang Sehat
Search
Senin 22 Juli 2019
  • :
  • :

Pola Makan Tepat untuk Ginjal yang Sehat

Starberita – Jakarta, Cara terbaik untuk menjaga kesehatan ginjal adalah dengan menerapkan pola makan yang tepat. Dalam arti, Anda harus benar-benar memperhatikan segala makanan maupun minuman yang dikonsumsi sehari-hari supaya kesehatan ginjal selalu terjaga. Pasalnya, pola makan yang buruk dan tidak terkelola dengan baik adalah salah satu faktor risiko penyakit ginjal kronis.

Hal itu dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dipimpin oleh Alex Chang, MD, MS dari Johns Hopkins University. Ia dan tim peneliti yang tergabung dalam studi tersebut menemukan bahwa orang-orang dengan fungsi ginjal normal yang kualitas asupan hariannya buruk lebih mungkin mengalami penyakit ginjal di kemudian hari.

“Tidak seperti riwayat keluarga, pola makan adalah faktor risiko penyakit ginjal kronis yang dapat dimodifikasi dan dikendalikan. Dengan memperbaiki pola makan dan mempertahankan berat badan tetap normal, orang-orang dapat melindungi ginjal mereka dan mencegah kerusakan di masa depan,” tegas Dr. Chang, dikutip dari National Kidney Foundation.

Pola makan untuk ginjal sehat

Berdasarkan penjelasan dr. Dyan Mega Inderawati, pola makan yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan ginjal adalah dengan mengontrol jumlah protein, sodium, fosfor, dan potasium, tanpa mengabaikan kalori.

Secara lebih spesifik, berikut adalah pola makan untuk ginjal sehat yang dapat Anda jadikan sebagai panduan:

·         Kurangi sodium

Supaya kesehatan ginjal terus terjaga dengan baik, hindari konsumsi sodium secara berlebihan. Jumlah sodium harian yang direkomendasikan adalah 2.300 miligram atau sekitar satu sendok teh garam.

·         Kurangi daging merah

Daging merah memiliki kadar protein yang tinggi. Zat gizi tersebut sebenarnya baik untuk pertumbuhan dan regenarasi sel.

“Tetapi, jika asupannya berlebihan, protein bisa menumpuk dan membuat kerja ginjal semakin berat. Hal tersebut berpotensi menyebabkan asidosis atau perubahan kondisi darah menjadi lebih asam,” ujar dr. Karin Wiradarma.

·         Tinggalkan soda

Minuman bersoda memiliki kandungan kalori yang tinggi dan tidak mengandung nilai gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, soda juga memiliki zat aditif fosfor yang dapat membahayakan kesehatan ginjal Anda.

·         Tinggalkan makanan olahan

Kerupuk, keripik kentang, krim keju, dan olahan kentang instan adalah semua contoh makanan olahan yang kaya akan natrium dan aditif fosfor. Karenanya, jenis makanan tersebut dapat mengancam kesehatan ginjal Anda.

·         Kurangi gula

Kelebihan gula dapat menyebabkan diabetes dan obesitas, yang terkait dengan penyakit ginjal.

·         Banyak minum air putih

Setiap orang harus meninum paling sedikit 2 liter atau 8 gelas air putih dalam sehari. Jika Anda minum air kurang dari itu, ginjal harus bekerja ekstra untuk menyaring darah dan racun di dalam tubuh.

“Jika ginjal melakukan tugas berat secara berkelanjutan, fungsinya bisa mengalami penurunan. Akibatnya dapat terjadi gangguan fungsi ginjal hingga gagal ginjal, yang mengharuskan penderitanya cuci darah secara rutin seumur hidupnya,” ujar dr. Karin.

Pola makan untuk menjaga kesehatan ginjal sangat mudah dilakukan, bukan? Dalam momentum Hari Ginjal Sedunia, ubah pola makan dan gaya hidup menjadi lebih baik lagi agar kesehatan ginjal maupun kesehatan tubuh secara keseluruhan senantiasa terjaga prima. (sbc-02/kdc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: