Search
Sabtu 25 Mei 2019
  • :
  • :

Begini Prosesnya hingga Dinyatakan Gagal Ginjal

Starberita – Jakarta, Gagal ginjal bukanlah kondisi yang langsung terjadi ketika seseorang dinyatakan menderita penyakit ginjal. Namun, ada proses yang membuat fungsi ginjal terus menurun hingga akhirnya dinyatakan gagal ginjal.

Gangguan ginjal pada tahap awal memang tidak menimbulkan gejala. Tetapi, tergantung dari penyebabnya. Jika disebabkan batu, biasanya akan terasa sakit pinggang.

Untuk itu, deteksi dini sangat penting dilakukan terutama pada kelompok yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga yang memiliki penyakit ginjal atau hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes.

“Pemeriksaannya tidak hanya darah, tapi juga pemeriksaan urine. Dari pemeriksaan urine sudah banyak informasi didapatkan dokter, seperti kadar gula darah dan kreatinin,” kata Ketua Umum Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) dr. Aida Lydia, PhD., SpPD-KGH.

Jika sudah diketahui faktor risikonya, harus dikendalikan dengan baik. Sementara itu, perlu diketahui ada dua jenis gangguan ginjal, yaitu akut dan kronik.

Jika mengalami gangguan ginjal kronik dan terus terjadi hingga lebih dari tiga bulan, harus dilakukan pemeriksaan laboratorium. Dokter akan mencatat keluhan pasien dan melakukan pemeriksaan fisik dan lab.

Ada tiga hal yang didapatkan dari pemeriksaan tersebut, yaitu ada albumin dalam urine atau kebocoran protein, nilai kreatinin dari pemeriksaan darah yang tinggi atau artinya ada pembuangan toksin yang tidak sempurna, dan hasil USG atau CT Scan yang memperlihatkan kerusakan pada ginjal.

Untuk melihat stadium penurunan fungsi ginjal, ada lima tahap, mulai dari stadium satu hingga lima. Yang disebut dengan gagal ginjal apabila sudah masuk ke stadium lima.

Jika masih pada stadium 1-4, masih ada waktu untuk memperlambat penurunan fungsi ginjal, asalkan tahu apa faktor risikonya. Apabila hipertensi, maka harus dikontrol tekanan darahnya agar tidak cepat jatuh ke stadium lima. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan

error: