Search
Senin 27 Mei 2019
  • :
  • :

Pemerhati: Dewan Harus Panggil Manajemen D’ Blues & Dispar

Starberita – Medan, Pada, Kamis (7/3/2019) seorang pria, FAS, warga Tapanuli Selatan tewas di New D’Blues Karaoke, Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia diduga akibat overdosis narkoba.

Namun, hingga kini DPRD Kota Medan melalui Komisi terkait belum melakukan pemanggilan terhadap pihak manajemen D’ Blues bersama Dinas Pariwisata Kota Medan guna mempertanyakan persoalan itu.

Terkait hal ini, Pemerhati Pemerintahan, Sohibul Anshori Siregar, mengingatkan agar legislatif tidak melupakan tugasnya sebagai perwakilan rakyat.

“Mungkin mereka (dewan incumbent, red) sedang sibuk mau Pemilu ini. Tapi hal-hal yang terjadi, apalagi yang mencuat di publik tidak bisa lepas dari tanggungjawab oleh lembaga legislatif. Mereka tidak boleh menutup mata atau tidak mau tahu dengan masalah yang terjadi di Kota Medan, khususnya gangguan ketertiban. Apalagi sifatnya sensitif, seperti narkoba,” ujar Shohibul Anshori Siregar menjawab wartawan di Medan, Kamis (14/3/2019).

Menurutnya, kasus narkoba telah banyak memakan korban dan jika dibiarkan terus-menerus, mental generasi muda akan semakin rusak, “Komisi terkait segera melakukan tupoksinya. Panggil manajemennya, atau datangi lokasi itu. Cari tahu bagaimana izinnya, bagaimana operasionalnya. Memang kita belum tahu apa yang terjadi di lokasi hiburan malam itu, tapi karena masalahnya sudah mencuat ke publik, sudah selayaknya dewan memberikan perhatian pada hal-hal yang meresahkan masyarakat. Itukan hal normatif yang dikerjakan anggota dewan,” ungkap Shohibul.

Jika dewan mendapati adanya penyimpangan, kata Shohibul, agar segera dibuat rekomendasi. “Kalau memang menyalah dan kesalahannya besar, rekomendasikan agar tempat hiburan itu ditutup,” tegasnya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: