Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Ini Anjuran & Pantangan Makan Saat Amandel Membengkak
Search
Senin 14 Oktober 2019
  • :
  • :

Ini Anjuran & Pantangan Makan Saat Amandel Membengkak

Starberita – Jakarta, Supaya cepat pulih, Anda harus makan dan minum yang cukup jika sedang sakit. Sayangnya, radang amandel justru bikin Anda sulit makan dan minum. Nah, jangan sampai kesulitan menelan ini membuat Anda tidak makan atau minum sama sekali, ya. Yuk, pilih makanan dan minuman yang tepat supaya cepat pulih meski amandel bengkak.

Anjuran makanan saat amandel bengkak

Penderita radang amandel disarankan untuk mengonsumsi asupan padat nutrisi yang mudah ditelan untuk meredakan infeksi dan mempercepat penyembuhan. Berikut adalah jenis makanan dan minuman yang dianjurkan:

1. Sumber cairan

Mencukupi kebutuhan cairan selama radang amandel amat penting untuk mencegah dehidrasi. Pasalnya, dehidrasi dapat memperlambat proses penyembuhan dan memperparah rasa nyeri pada amandel yang membengkak.

Sumber cairan Anda dapat berupa air putih, sari buah, kuah makanan, atau teh. Saat meminumnya, pastikan suhunya suam-suam kuku atau dingin untuk mencegah nyeri lebih lanjut pada amandel. Guna meredakan nyeri amandel, Anda juga dapat berkumur dengan air garam.

2. Makanan bertekstur lembut

Makanan saat amandel bengkak idealnya bertekstur lembut untuk mempermudah proses menelan. Tak perlu khawatir kehabisan ide, sebab Anda dapat mengkreasikan olahan makanan menggunakan kentang tumbuk, yogurt, puding, nasi tim, smoothie, hingga telur orak-arik. Anda pun tetap dapat mengonsumsi sayuran seperti wortel dan kubis dengan cara memasaknya hingga teksturnya melunak sebelum dikonsumsi.

3. Makanan dan minuman dingin

Meskipun efeknya hanya sementara, makanan dan minuman dingin disinyalir efektif dalam meredakan nyeri dan pembengkakan pada radang amandel. Sesekali, Anda boleh saja mengonsumsi es batangan, es krim, minuman dingin, atau sekadar air putih bersuhu dingin.

4. Teh dan madu

Kombinasi teh hangat dan madu bisa menjadi senjata ampuh melawan penyakit radang amandel. Ini disebabkan karena jenis teh tertentu, seperti teh jahe, memiliki kandungan antiinflamasi yang berpotensi meredakan peradangan pada amandel. Tak kalah bermanfaat, madu juga mengandung senyawa antibakteri yang berfungsi melawan infeksi pada area tersebut.

Pantangan makanan saat amandel bengkak

Bila radang amandel tak kunjung sembuh, bisa jadi salah satu penyebabnya berasal dari kebiasaan makan Anda. Berikut adalah deretan makanan dan minuman yang perlu Anda hindari saat amandel membengkak agar tidak bertambah parah.

1. Minuman yang memperburuk kondisi radang

Saat amandel membengkak, hindari minuman bersuhu panas, sari buah dengan kadar asam tinggi, minuman mengandung kafein tinggi, dan minuman berkarbonasi. Jenis minuman ini dapat memperburuk kondisi radang dan menyebabkan iritasi sehingga menghambat proses pemulihan.

2. Makanan bertekstur keras

Makanan bertekstur keras atau memiliki ujung yang tajam dapat melukai amandel dan kerongkongan. Ini akan mengakibatkan nyeri yang lebih parah pada area tersebut. Karena itu, Anda perlu menghindari berbagai jenis kue, roti kering, kacang, makanan yang digoreng hingga garing, maupun camilan bertekstur renyah lainnya sebelum benar-benar pulih.

3. Makanan bersifat asam

Selain sari buah dengan kadar asam yang tinggi, buah-buahan dan makanan bersifat asam juga sebaiknya dihindari saat amandel membengkak. Hindari konsumsi buah-buahan sitrus, acar, buah kalengan, serta jus dan saus tomat sebelum Anda benar-benar sembuh dari radang amandel.

Penyakit radang amandel bisa menghambat asupan makan dan cairan Anda sehari-hari, padahal keduanya amat penting bagi proses pemulihan. Inilah alasan mengapa Anda disarankan untuk mengikuti anjuran makanan saat amandel membengkak. Demi kesembuhan radang amandel secara menyeluruh, tak ada salahnya untuk bersabar sedikit sebelum Anda bisa kembali mengonsumsi makanan dan minuman kesukaan. (sbc-02/hel)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: