Search
Senin 25 Maret 2019
  • :
  • :

Benarkah Kokoa Bisa Bantu Obati Gejala Umum Multiple Sclerosis?

Starberita – Jakarta, Kokoa adalah produk berupa bubuk cokelat yang merupakan hasil olahan dari biiji kakao yang telah dikeringkan dan mengalami serangkaian proses tertentu. Sejak lama, kokoa banyak dikonsumsi dalam bentuk cokelat dan dark chocolate. Uniknya, kokoa yang biasanya dikonsumsi sebagai minuman cokelat hangat ternyata juga memiliki banyak manfaat sehat, seperti menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan risiko serang jantung, dan stroke. Lalu benarkah kokoa juga dapat mengatasi gejala umum multiple sclerosis, yakni kelelahan?

Mengutip dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc, MSc, multiple sclerosisadalah suatu penyakit pada otak dan saraf tulang belakang atau spinal cord, yang dapat menyebabkan terjadinya kecacatan. Menurut salah satu studi, multiple sclerosis juga merupakan gangguan autoimun yang memengaruhi sekitar 2,5 juta orang di seluruh dunia.

Gejala multiple sclerosis biasanya termasuk kelemahan otot, sensasi terbakar, mati rasa, sakit kronis, keseimbangan dan koordinasi yang buruk, kelelahan, serta kesulitan berkonsentrasi. Namun faktanya, 9 dari 10 penderita multiple sclerosis mengalami kelelahan dan gejalanya biasanya sulit diobati.

Akan tetapi, penelitian terbaru menyebutkan bahwa dosis harian 45 gram cokelat hitam dapat mengurangi sindrom kelelahan kronis, gejala paling umum multiple sclerosis. Cokelat hitam yang dimaksud adalah yang mengandung 70-85 persen kokoa atau bubuk cokelat.

Pada penelitian sebelumnya, Shelly Coe dari Departemen Olahraga, Ilmu Kesehatan, dan Pekerjaan Sosial di Oxford Brookes Centre for Nutrition and Health di Inggris, dan rekan meneliti apakah kokoa akan memiliki efek menguntungkan yang sama pada kelelahan yang dialami penderita multiple sclerosis.

Efek flavoniod dari kokoa

Dalam penelitian itu, kokoa diketahui mengandung flavonoid yang merupakan senyawa tanaman yang juga muncul secara alami dalam buah-buahan, sayuran, anggur, dan teh. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa flavonoid memiliki manfaat antiinflamasi, antidiabetik, antikanker, dan neuroprotektif.

Dalam penelitian ini, Coe dan rekannya secara acak membagi 40 orang dewasa yang memiliki masalah multiple sclerosis kambuhan dan kelelahan menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menerima secangkir minuman kaya flavonoid yang terdiri dari susu beras dan bubuk kokoa, sementara kelompok lain minum versi rendah flavonoid dari minuman ini.

Setiap kelompok mengonsumsi minuman tersebut setiap hari selama enam pekan. Para peneliti lalu menilai kelelahan partisipan serta kelesuan mereka. Indikatornya adalah berapa lama seseorang dapat mempertahankan kinerja kognitif dan fisik sebelum menjadi lelah. Para peneliti melakukan penilaian ini pada awal, tengah, dan akhir periode studi.

Konsumsi kokoa tingkatkan performa

Studi tersebut lalu menemukan bahwa minuman kokoa – atau dalam hal ini cokelat hitam dengan flavonoid – bermanfaat untuk menekan rasa lelah, gejala umum multiple sclerosis. Kokoa dengan flavonoid tinggi bahkan membuat peminumnya memiliki peningkatan kecepatan berjalan sampai 80 persen.

Partisipan dalam kelompok flavonoid tinggi juga melaporkan rasa sakit lebih sedikit, meski para peneliti tidak secara objektif mengukur gejala ini. Menurut para peneliti, mengonsumsi kokoa secara rutin dapat secara efektif menurunkan rasa lelah dan meningkatkan daya tahan tubuh.

“Penggunaan kokoa untuk mengurangi kelelahan pada penderita multiple sclerosis dapat menjadi cara yang mudah, aman, dan hemat biaya,” kata para peneliti.

Meski Coe dan rekan peneliti mengakui penelitian ini belum sempurna dan butuh studi lanjutan, ini adalah kabar menggembirakan bagi penderita multiple sclerosis. Nah, Anda penderita multiple sclerosis, tak ada salahnya mulai mengonsumsi minuman kokoa hangat untuk mengurangi gejala kelelahan yang Anda alami. (sbc-02/kdc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: