Search
Senin 25 Maret 2019
  • :
  • :

Terima Suap, Eks Bupati Labuhan Batu Dituntut 8 Tahun Penjara

Starberita – Medan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Bupati Labuhan Batu non-aktif, Pangonal Harahap, dengan hukuman delapan tahun penjara, karena menerima suap sebesar Rp42,28 miliar dan 218.000 dolar Singapura dari seorang pengusaha.

“Meminta agar majelis hakim yang menyidangkan dan memeriksa perkara ini untuk menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut, dengan menjatuhkan hukum selama delapan tahun penjara,” kata JPU KPK, Dody Sukmono, ketika membacakan nota tuntutannya pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan, Senin (11/3/2019).

JPU juga meminta terdakwa untuk uang pengganti hasil suap itu senilai sebesar Rp42,28 miliar dan 218.000 dolar Singapura. Jika tidak dibayar dan harta bendanya tidak mencukupi untuk menutupi kerugian negara maka diganti dengan hukuman penjara selama satu tahun penjara.

KPK menjerat terdakwa dengan Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

“Untuk menghindari Indonesia dipimpin orang yang pernah melakukan tindak pidana korupsi maka dipandang perlu memberi hukuman tambahan terhadap terdakwa berupa pencabutan hak dipilih selama 3 tahun dan 6 bulan,” ujar JPU.

Dalam hal yang meringan terdakwa, JPU mengungkapkan bahwa terdakwa mengakui semua dilakukannya dalam kasus korupsi itu. Hal yang memberatkannya karena dianggap tidak mendukung program pemerintah untuk memberantas korupsi. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan

error: