Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – STTSI Gelar Uji Kompetensi Bagi Teknisi Ponsel
Search
Senin 23 September 2019
  • :
  • :

STTSI Gelar Uji Kompetensi Bagi Teknisi Ponsel

Starberita – Malang, Sarana Teknisi Telepon Seluler Indonesia (STTSI) menggandeng LSP-SKPI menggelar uji kompetensi (sertifikasi BNSP) bagi para teknisi ponsel jaringan STTSI.

Acara tersebut akan diadakan di Kantor STTSI, Jalan Bunga Cengkeh No.5b, Malang, Jawa Timur. Adapun uji kompetensi (sertifikasi BNSP) tersebut diikuti oleh sebanyak 40 orang yang terbagi dalam tiga gelombang, yakni 11 – 12 Maret untuk Gelombang I, 13 – 14 Maret untuk Gelombang II, dan 15 – 16 Maret 2019 untuk Gelombang III.

Pendiri sekaligus Direktur Utama STTSI, Yongki Felaz mengatakan, para teknisi telepon seluler dinilai layak untuk mendapatkan sertifikasi. Pasalnya, prosedur uji terhadap kemampuan teknisi ponsel yang dilakukan negara ini harus profesional, obyektif, fair, dan menggunakan standar untuk teknisi ponsel yang sudah disahkan di negara ini, yaitu SKKNI 421.

“Jadi pengakuan kompetensi kita sebagai teknisi ponsel dari negara ini, melindungi kita dari ketidakpercayaan atau bahkan gugatan dari konsumen terhadap kemampuan teknisi ponsel yang tidak sesuai standar. Ini juga untuk meningkatkan daya saing, perlindungan aktifitas profesi, maupun membuka peluang kerja atau kemitraan dengan industry,” jelas Yongki yang dihubungi via seluler, Senin (11/3/2019).

Uji kompetensi ini, sambungnya, adalah untuk memberikan sertifikasi pada profesi teknisi ponsel yang telah dinyatakan kompeten. “Ini kegiatan sertifikasi BNSP ke profesi teknisi ponsel di gras root pertama kali di Indonesia,” katanya.

Ia pun mengatakan bahwa kegiatan uji kompetensi (sertifikasi BNSP) ini memiliki dasar hukum undang undang dan banyak peraturan, termasuk Peraturan Pemerintah No. 10 Tahun 2018 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Karena menurutnya, untuk bidang teknisi telepon seluler telah ditetapkan sebuah standar keahlian (SKKNI) sejak 2014 yang lalu.

Selain itu, hal tersebut juga telah di susun dalam materi uji kompetensi (MUK), dan dapat dilakukan asesmen oleh asesor yang ditugaskan LSP yang telah diberikan lisensi sah oleh BNSP untuk melaksanakan uji kompetensi dan sertifikasi pada teknisi ponsel, dalam hal ini adalah LSP SKPI.

“Setelah pelaksanaan ini, maka di Jawa timur sudah lebih dari 40 orang yang telah tersertifikasi sah sebagai teknisi ponsel yang kompetensinya diakui Negara,” ungkapnya.

Selanjutnya, kegiatan sertifikasi semacam ini akan digelar juga di Jakarta LSP bersama PPKPI di Propinsi DKI Jakarta, kemudian diteruskan di Bekasi serta Medan dan menyusul di cabang-cabang STTSI lainnya yang ada di Indonesia guna memfasilitasi teknisi ponsel yang ingin mengikuti uji dan mendapatkan pengakuan kompetensi atau sertifikasi ini seluas luasnya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: