Search
Rabu 12 Agustus 2020
  • :
  • :

Warga Medan Diajak Budayakan Hidup Bersih & Tak Buang Sampah Sembarangan

Starberita – Medan, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan, Surianto, mengajak seluruh elemen lapisan masyarakat Kota Medan untuk membudayakan hidup bersih serta tidak membuang sampah sembarangan. Sebab, membuang sampah sembarangan akan kena sanksi sebagaimana tertera dalam Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan.

“Menjaga kebersihan bukan tanggungjawab Pemko Medan semata, melainkan tanggungjawab segenap warga Kota Medan,” kata Surianto pada sosialisasi Perda Kota Medan No. 6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan yang dilaksanakannya di Gang Musholla, Lingkungan 7, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (3/3/2019).

Membudayakan bersih dan tidak membuang sampah sembarangan, kata pria yang akrab dipanggil, Butong itu, bukan perkara mudah seperti membalikkan telapak tangan, namun butuh komitmen bersama antara Pemko Medan dan masyarakat.

“Walaupun Pemko Medan telah berupaya menyiapkan armada angkutan sampah, jika tidak ada kepedulian dari masyarakat untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, juga tidak ada artinya,” katanya.

Masyarakat yang hidup di kawasan perkotaan, sebut Butong, kerap dihadapkan dengan permasalahan mengenai sampah, karena jika tidak diangkut dalam waktu tertentu, sampah akan menimbulkan efek yang tidak baik dari segi kesehatan.

Didalam Perda, terang Butong, jelas dinyatakan jika masyarakat atau warga kedapatan membuang sampah sembarangan kena sanksi kurungan penjara 3 bulan dan denda Rp10 juta.

“Tapi kalau perusahaan atau lembaga yang buat kesalahan itu, kurungan penjaranya 6 bulan dan denda Rp50 juta. Ada yang mau?,” tanyanya.

Didalam Perda juga, tambah Butong, ada punishment (hukuman) bagi para pelaku pelanggar Perda serta reward (penghargaan) bagi yang bersedia melaporkan praktek kecurangan baik dari perorangan ataupun perusahaan/lembaga.

“Siapa yang memberikan informasi adanya oknum atau lembaga pelanggar perda, maka akan diberi imbalan sepantasnya oleh instansi terkait. Selanjutnya, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan akan memproses temuan ini ke jalur hukum,” ujarnya.

Karenanya, lanjut Butong, menjadikan Kota Medan sebagai kota yang layak huni, bersih, indah dan rapi butuh kerjasama semua pihak tanpa terkecuali.

“Lingkungan sehat, masyarakat kuat. Mari sama-sama kita jaga kebersihan mulai dari lingkungan kita sendiri. Kalau budaya bersih sudah mendarah daging bagi kita, nggak sulit menjual keindahan kota ini untuk para wisatawan lokal dan manca negara. Nambah lagi PAD (Pendapatan Asli Daerah) kita,” ajaknya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: