Search
Minggu 17 Februari 2019
  • :
  • :

Ternyata, Tidur Mampu Turunkan Berat Badan Loh, Kok Bisa?

Starberita – Jakarta, Banyak orang bermimpi memiliki tubuh seksi dan menarik. Sayangnya, tidak semua orang mau bersusahpayah melalui diet ketat dan olahraga yang teratur untuk mewujudkan mimpinya tersebut.

Memang stigma yang melekat ketika ingin menurunkan berat badan adalah, diet dan olahraga teratur. Padahal, ada cara yang lebih mudah untuk menurunkan berat badan, yakni dengan tidur nyenyak.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mendapatkan tidur yang berkualitas dan tepat dapat membantu Anda menurunkan berat badan.

“Tidur semalaman adalah salah satu faktor yang paling tidak dihargai yang berkontribusi pada pemeliharaan berat badan yang sehat,” kata Matthew Walker, seorang profesor psikologi dan ilmu saraf di University of California, Berkeley.

Seperti semua strategi penurunan berat badan, tidur bukanlah perbaikan cepat tetapi secara konsisten kualitas tidur malam bisa menjadi tips rahasia untuk menurunkan berat badan. Paling tidak ada 5 alasan kenapa hal tersebut bisa terjadi.

Mengurangi makanan tidak sehat

Dalam sebuah penelitian kecil yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications, Walker dan tim penelitiannya menempatkan 23 pria dan wanita yang sehat dan tidak gemuk melalui dua tes terkait tidur. Dalam percobaan pertama, pria dan wanita mendapatkan delapan jam penuh tidur, dan yang kedua mereka kurang tidur untuk satu malam.

Keesokan harinya, mereka ditempatkan di pemindai otak dan diminta untuk menilai seberapa inginnya mereka makan, dari sepotong buah hingga es krim. Setelah istirahat malam penuh, orang-orang dalam penelitian ini cenderung memilih makanan yang lebih sehat.

Tidur cukup membuat Anda kenyang lebih lama

Mendapatkan istirahat malam yang baik tidak hanya membantu Anda melawan keinginan untuk ngemil, tetapi juga menahan rasa lapar Anda. Ambil sebuah studi dari 1.024 sukarelawan yang menunjukkan bahwa ketika orang tidak cukup tidur, kadar hormon mereka menjadi tidak seimbang.

Menjaga diet

Pada 2012, Charles Elder, seorang peneliti di Kaiser Permanente Center for Health Research, merekrut 472 orang dewasa yang kegemukan ke dalam program penurunan berat badan, mencakup pertemuan kelompok mingguan dan konseling tentang diet dan olahraga. Penatua dan rekan-rekannya mengukur berbagai faktor, termasuk tingkat tidur, stres dan depresi.

Pada awal penelitian, mereka yang tidur enam hingga delapan jam semalam ternyata lebih baik dalam program penurunan berat badan, daripada mereka yang tidur kurang dari enam atau lebih dari delapan jam.

Anda lebih cenderung berolahraga

Menurunkan berat badan membutuhkan banyak energi, dan jika Anda terlalu banyak tidur akan berdampak pada tingkat energi Anda, dan tidur terlalu sedikit dapat berdampak pada kemampuan Anda untuk fokus dan berkonsentrasi pada semua tugas yang ada.

Penatua percaya bahwa salah satu alasan utama tidur cukup bisa menjadi kunci sukses menurunkan berat badan, karena hal itu memberi Anda dorongan yang Anda butuhkan untuk tetap berpegang pada tujuan.

Dapat membakar kalori

Saat Anda tidur, Anda cenderung membakar antara 50 dan 100 kalori per jam loh. Menurut Walker, ketika Anda bermimpi otak Anda tidak lebih aktif daripada ketika Anda bangun.

Penelitian lain menunjukkan bahwa tidur dalam suhu yang lebih dingin dapat merangsang jenis lemak yang disebut lemak cokelat, dan membakar lebih banyak kalori dan telah terbukti meningkatkan sensitivitas insulin.

Dalam sebuah studi di 2014, sekelompok pria sehat menghabiskan satu bulan tidur di kamar yang panas, setelah hanya satu bulan di kamar yang dingin. Para pria pun mengalami peningkatan 42 persen lemak cokelat dan 10 persen peningkatan aktivitas metabolisme lemak. (sbc-02/okz)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: