Search
Minggu 17 Februari 2019
  • :
  • :

Gubsu Minta Pameran Satu Abad Surat Kabar Diperpanjang

Starberita – Medan, Animo masyarakat sangat tinggi untuk melihat Pameran Satu Abad Surat Kabar Sumatera Utara. Pengunjung mulai dari mahasiswa, masyarakat, hingga tokoh pers yang ada di Sumut tampak antusias melihat satu demi satu pajangan koran terbitan mulai tahun 1916, di hari ketiga pameran yang digelar di Lobby Kantor Gubsu, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.

Karena itu, Gubsu, Edy Rahmayadi meminta agar pameran yang menampilkan sedikitnya 80 koran asli yang berasal dari tahun 1880 hingga 1942. Pameran yang semula berlangsung mulai 6-8 Februari, diminta diperpanjang 4 hari hingga Selasa (12/2/2019). Selain itu, hari Sabtu dan Minggu juga tetap buka seperti biasa.

“Jangan dibongkar hari ini yah, agar orang terus bisa melihat,” kata Edy ketika menyambangi Pameran Satu Abad Surat Kabar Sumatera Utara, Jumat (8/2/2019).

Menurut Edy, pameran harus diperpanjang karena banyak pelajaran yang dapat dipetik dari koran-koran masa lalu yang dipamerkan.

“Kenapa saya perintahkan untuk menggelar pameran ini, inilah saatnya kita mengenang sekilas masa lalu. Dimana orang sudah memikirkan hal seperti ini, jadi kita saat ini bisa memikirkan apakah kita sudah maju apa malah makin mundur,” kata Edy.

Ia pun menjelaskan, bahwa dahulu surat kabar selalu membuat berita untuk menyemangati pemerintah dan rakyat untuk membangun. Hal itulah yang harus dicontoh oleh koran-koran sekarang.

“Marilah kita bersikap untuk membangun, marilah kita belajar dari koran masa lalu,” harapnya.

Tak hanya masyarakat umum, anak tokoh pers nasional, H. M. Said dan Hj. Ani Idrus, yakni Hj Rayati Syafrin pun terkagum dengan kahadiran surat kabar Sumut pada masa lalu.

“Ini pameran cukup menginspirasi, sejenak kita diingatkan kembali tentang sejarah pers, malah saya pada waktu muda hanya baca beberapa saja, di sini saya kaget ternyata banyak sekali surat kabar yang terbit sebelum Harian Waspada ada,” ujar Hj. Rayati Syafrin, Pemimpin Umum Harian Waspada.

Banyak anak muda yang mulai melupakan sejarah, Rayati pun berpesan bahwa sejarah itu penting, dimana anak muda harus banyak mencari inspirasi pada generasi terdahulu.

“Orang pada zaman dahulu itu hebat, bisa menulis dengan baik padahal belum ada sekolah khusus untuk itu (Jurnalistik), tapi mereka sudah berpikir bagaimana caranya bisa menerbitkan surat kabar, semangat itulah yang harus diwariskan pada generasi saat ini,” tuturnya.

Sebelumnya, para pengunjung, terutama para siswa-siswa Mts Taman Siswa Medan yang memang sedari pagi sudah melihat-lihat rentetan koran tua, tampak antusias melihat kedatangan Gubsu di lokasi pameran. Mereka pun beramai-ramai mengajak Gubsu foto bersama.

“Saya yang membawa murid-murid, untuk memperkenalkan manfaat Surat kabar sebagai salah satu media pembelajaran. Agar anak-anak tahu bahwa mencari informasi itu penting, sehingga generasi penerus bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya,” ucap Kepala Sekolah Mts Taman Siswa, Fitri Idris. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: