Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Dimutasi Jadi Kepsek SDN Negeri 060901 Medan Polonia, Tiurmaida Situmeang, Ngadu ke Komisi B DPRD
Search
Sabtu 25 Januari 2020
  • :
  • :

Dimutasi Jadi Kepsek SDN Negeri 060901 Medan Polonia, Tiurmaida Situmeang, Ngadu ke Komisi B DPRD

Starberita – Medan, Keberatan atas mutasi yang dilakukan terhadap dirinya, Kepala SDN 060955, Tiurmaida Situmeang, mengadu ke Komisi B DPRD Kota Medan, Jumat (8/2/2019).

Tiurmaida menceritakan, berdasarkan undangan tertulis dari Dinas Pendidikan Kota Medan tanggal 14 Januari 2019 lalu, dirinya diminta menghadiri acara pelantikan di Balaikota Medan.

Namun, sebut Tiurmaida, justru pada saat itu dirinya turut serta dilantik. Perihal informasi mutasi itu sendiri, Tiurmaida, mengaku baru didapatnya pada 4 Pebruari 2019 saat mendapatkan surat keputusan (SK) dari Disdik Medan dengan jabatan baru sebagai Kepala SD Negeri 060901 Kecamatan Medan Polonia.

“Awalnya hanya disuruh menghadiri, ternyata malah ikut dilantik,” jelasnya.

Setelah mendapat SK tentang jabatan baru, ia mendatangi kantor Disdik Medan untuk mempertanyakan alasan mutasi. Sesampainya disana, Tiurmaida diberikan secarik kertas berisi alasan yang menjelaskan mengapa dirinya dimutasi.

“Alasannya kinerja saya dibilang buruk, jumlah murid berkurang, ada perselisihan dengan salah seorang guru. Padahal itu semua tidak benar, yang menilai saja tidak pernah hadir, jadi bagaimana menilainya, hanya sepihak penilaiannya, saya juga tidak pernah dimintai klarifikasi,” paparnya.

Penggantinya di SD Negeri 060955 di Kecamatan Medan Marelan adalah seorang pengawas sekolah berusia 57 tahun. “Berdasarkan Permendikbud 6/2018, batas usia pengangkatan kepada sekolah minimal 56 tahun. Itu saja sudah salah,” ucapnya.

Selain melapor ke Komisi B, Tiurmaida juga akan menempuh jalur hukum. Rencananya, ia akan menggugat SK pengangkatan tersebut ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara).

“Secepatnya akan disiapkan gugatannya. Saya juga berencana melapor ke Ombudsman, ini bukan masalah jabatan, tapi sudah semena-mena kepada dunia pendidikan,” tukasnya.

Ketua Komisi B DPRD Medan, Bahrumsyah, mengatakan dirinya akan terlebih dahulu mempelajari laporan yang masuk. Namun, secara umum seluruh laporan yang masuk akan ditindaklanjuti. “Secepatnya akan diproses laporannya,” katanya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: