Search
Jumat 3 April 2020
  • :
  • :

Bupati Batubara Luncurkan Buku “Impian Bupati Zahir Sianak Petani”

Starberita – Batubara, Kekurangan dan kemiskinan tidak menutup kemungkinan untuk menggapai cita cita, yang penting ada niat dkuatkan dengan tekad, serta kesungguhan. Demikian disampaikan Bupati Batubara Zahir dalam peluncuran bukunya “Impian Bupati Zahir Sianak Petani” yang ditulis oleh mantan Pj Bupati Batubara Saiful Safri di Hotel Madani Syariah, Selasa (29/1/2019).

Peluncuran buku yang juga bertepatan dengan HUT yang Ke-50 Zahir ini, dihadiri Kajari Batubara Mulyadi Sajean, Dandim 0208 As, Kapolres Batubara, Anggota DPRD Sumut, Ketua DPD PDIP Sumut Japorman Saragih, kepala OPD Pemkab Batubara dan anggota DPRD Batubara, Ketua ormas, Ketua OKP se-Batubara.

“Setiap anak manusia tentunya bangga, jika rekam jejaknya diabadikan oleh orang dalam sebuah buku, semoga ini dapat bermanfaat bagi kita semua, dan menginspirasi generasi berikutnya, saya tak menyangka saya dulu anak petani miskin dapat menjadi bupati,” kata Zahir.

Peluncuran sekaligus bedah buku ini dilakukan oleh Prof DR Efendi Napitupulu,M.Pd yang mengupas secara teoritis buku setebal 137 halaman berisi 7 Bab ini, dimulai dari cover depan hingga kulit belakang. Menurutnya buku ini ditulis secara sistematis dan tidak membosankan pembacanya.

Penelaah kedua DR Parapat Gultom mengupas secara hipotesis kebermanfaatan buku ini ditulis. “Hipotesa kita membuktikan bahwa 50 tahun kemudian Zahir membuktikan bahwa anak petani dari Air Hitam itu memang menjadi bupati,” beber Parapat Gultom.

Dikatakannya buku ini adalah salah satu referensi untuk memenangkan persaingan dalam jabatan politik. Berisi tentang bagaimana strategi, yang telah dibuktikan sukses dilakukan di Batubara.

Buku ini membuka secara transparan kiat-kiat sukses untuk menjadi bupati. Zahir yang religius menempatkan berserah diri kepada Allah Swt ditempat yang pertama sebagai faktor pertama. Kemudian mengenal daerah dengan baik berikut karakteristik penduduknya. Bergaul dengan ormas, OKP, mendekati anak perantauan, ” seharusnya ini disembunyikan, karena ini rahasia dan strategi,” kata Gultom.

Gultom mengapresiasi Zahir yang mau meluncurkan buku diawal pemerintahannya, menurutnya ini sesuatu yang langka, juga membuktikan ia terbuka pada masyarakat. ” Hendaknya bupati setiap tahun meluncurkan buku layaknya sebuah reportase atas visi misi, dan pencapaian – pencapaiannya,” kata Gultom. (sbc-05/drh)




Tinggalkan Balasan

error: