Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Sebenarnya, Bolehkah Bayi Menggunakan Minyak Esensial?
Search
Selasa 19 November 2019
  • :
  • :

Sebenarnya, Bolehkah Bayi Menggunakan Minyak Esensial?

Starberita – Jakarta, Minyak atsiri, lebih dikenal sebagai minyak esensial, diyakini memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Inilah yang membuat banyak orang tertarik memberikan minyak esensial untuk bayi karena khasiat yang dimiliki. Namun, sebenarnya bolehkah bayi menggunakan minyak esensial?

Minyak esensial mungkin memang bisa digunakan oleh orang dewasa dan tidak perlu diragukan lagi manfaatnya. Namun, ternyata tidak semua bayi diperbolehkan menggunakan minyak esensial ini. Menurut American Association of Naturopathic Physicians, minyak esensial tidak direkomendasikan bagi bayi berusia dibawah 3 bulan.

Artinya, Mums baru boleh memberikan minyak esensial setelah usia si Kecil melebihi 3 bulan. Sama seperti penggunaan pada orang dewasa, bayi yang diberikan minyak esensial juga akan mendapatkan berbagai manfaat, mulai dari mengusir kecemasan, memberi efek menenangkan, mempermudah bayi untuk tidur nyenyak, dan sebagainya.

Salah satu penelitian yang dipublikasikan pada 2016, seperti dikutip dari situs US National Library of Medicine National Institute of Health, membuktikan bahwa aroma yang dihasilkan dari minyak lavender mampu meredakan rasa sakit sekaligus mengatur detak jantung bayi. Sedangkan penelitian lainnya dari International Journal of Nursing Practice mengungkapkan, minyak lavender juga dapat meredakan gejala kolik pada bayi.

Apa yang Perlu Diperhatikan saat Menggunakan Minyak Esensial?

Sebelum memberikan minyak esensial kepada bayi, sebaiknya Mums mengetahui terlebih dahulu aturan penggunaan yang tepat. Dikutip dari Healthline, Mums jangan langsung menggunakan semua jenis minyak esensial kepada si Kecil. Cobalah untuk mencampurkan minyak esensial dengan minyak pelarut, seperti minyak kelapa, minyak biji bunga matahari, minyak jojoba, dan sebagainya.

Setelah dicampurkan pun, minyak esensial tetap dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi. Oleh karena itu, Mums disarankan melakukan uji tempel terlebih dahulu sebelum benar-benar mengaplikasikannya ke tubuh si Kecil.

Caranya dengan menggunakan sedikit saja minyak esensial yang telah dicampur bersama minyak pembawa pada kaki atau tangan si Kecil, kemudian tunggu sekitar 24 jam guna melihat reaksi yang ditimbulkan.

Jika muncul reaksi alergi atau sensitif, seperti kulit memerah, sakit saat disentuh, hingga mengalami peradangan yang membuat si Kecil rewel, sebaiknya jangan lanjutkan pemakaian. Namun jika tampak cocok dan tidak bermasalah dengan minyak esensial, Mums bisa terus menggunakannya. Ada berbagai cara yang dilakukan untuk menggunakan minyak esensial pada bayi, yaitu:

  • Sebagai minyak pijat.Sebenarnya tidak ada aturan khusus dalam memijat bayi. Namun, ada beberapa langkah yang umumnya sama. Mulailah dengan menuangkan campuran beberapa tetes minyak esensial dan minyak pembawa ke telapak tangan Mums sesuai kebutuhan. Gosok kedua telapak tangan sampai minyak campuran tersebut merata dan terasa hangat. Lalu, gosokkan dengan lembut pada kulit bayi, mulai dari kaki, tangan, sampai ke badan.
  • Sebagai campuran saat mandi.Cara ini bisa digunakan dengan mencampurkan beberapa tetes minyak campuran dari minyak esensial dan pembawa ke bak mandi bayi. Selain memberikan sensasi yang berbeda saat mandi, bayi biasanya menjadi lebih tenang sehingga gampang tidur setelahnya.
  • Sebagai aromaterapi saat tidur.Caranya dengan memasukkan minyak yang telah dicampur ke dalam wadah khusus, entah itu semprotan atau diffuser, yang mampu melepaskan aroma minyak aromatik ke udara. Semprotkan minyak campuran atau letakkan alat diffuser di kamar tidur si Kecil. Trik ini dapat melegakan pernapasan bayi. 

Ternyata, menurut American Association of Naturopathic Physicians minyak esensial tidak direkomendasikan bagi bayi berusia di bawah 3 bulan. Mums baru boleh memberikan minyak esensial kepada si Kecil setelah usianya melebihi 3 bulan.

Namun, jika setelah menggunakan minyak esensial si Kecil mengalami gejala iritasi, segeralah konsultasikan ke dokter. Yuk, temukan dokter yang ada di sekitar Mums dengan memanfaatkan Direktori Dokter dari GueSehat.com. Klik disini ya, Mums! (sbc-02/gsc)

 




Tinggalkan Balasan

error: