Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Pemkab Asahan Diajak Serius Kelola Daerah
Search
Rabu 22 Januari 2020
  • :
  • :

Pemkab Asahan Diajak Serius Kelola Daerah

Starberita – Asahan, Gubsu, Edy Rahmayadi mengajak kepada jajaran Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Asahan untuk bekerja serius dalam mengelola daerahnya demi kesejahteraan masyarakatnya.

“Jangan berpura-pura lagi. Kita harus serius melaksanakan tugas kita, kasihan masyarakat kita,” ujar Edy pada Tatap Muka Gubsu dengan Bupati, OPD, Camat, Kepala Desa, Lurah dan Kepala Sekolah se Kabupaten Asahan di Gedung Serbaguna Asahan, kemarin.

Edy mengingatkan pada seluruh yang hadir untuk merefleksikan kemerdakaan yang sudah cukup matang yang diraih bangsa dan rakyat Indonesia dengan perkembangan pembangunan yang telah dilaksanakan.

“Sudah 73 tahun bangsa kita ini merdeka, saya mengajak kita untuk berpikir, dengan perkembangan pembangunan yang sudah kita lakukan khususnya di Kabupaten Asahan,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Edy juga menyinggung peran Kepala Desa dengan pembangunan yang sudah dilaksanakan di Kabupaten Asahan. Edy melihat Kabupaten Asahan dengan Kisaran sebagai kotanya sangat belum terimplemintasikan dengan status Asahan dengan Kabupaten/Kota terkaya di Sumatera Utara.

“Sebelum saya memaparkan ini, disini, di Aula ini, Saya telah melihat beberapa titik di Asahan ini khususnya Kisaran sebagai kotanya. Tidak sebanding dengan statusnya kabupaten/kota terkaya di Sumut dengan pembangunan yang ada,” kata Edy.

Dari itu semua, menurut Edy permasalahanya ada pada jajaran pemerintahan di Asahan, diantarannya Kepala Desa dan Camat dinilai tidur dan kurang peduli dengan pembangunan.

“Kenapa presiden memberikan dana desa. Karena desa merupakan ujung tombak pembangunan. Maka saya mengharapkan kepala desa dapat berperan aktif. Namun saya melihat diprovinsi ini, kepala desa masih tidur dilihat dari perkembangan pembangunan di daerah,” katanya.

“Saya sudah datang ke provinsi dari Sabang hingga Merauke. Tapi apa yang saya lihat. Berbeda dengan saya keluar negeri. Desa yang saya lihat begitu rapi dan pesat pembangunan, karena apa, kepala desanya bekerja bergerak dalam pembangunan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dengan menggunakan layar videotron dalam pemaparanya, Edy memberikan contoh kota Surabaya yang dipimpin Walikota Tri Rismaharini.

“Dalam waktu tempo 10 tahun ia memimpin ia dapat menata kota Surabaya dengan indah dan rapi. Maka dari itu saya minta pada Kepala Desa di Kisaran untuk dapat meniru bahkan lebih baik lagi dari kota Surabaya itu,” katanya.

Untuk Kabupaten Asahan, Edy meyakini bahwa kabupaten Asahan dari geografisnya juga bisa seperti Kota Surabaya asalkan pemerintah dan masayarakatnya mau dan tidak main-main. Diperlukan keseriusan yang dimulai dari pemerintah desanya. Kota, lanjut Edy, tidak akan tertata jika pembangunan dan penataannya tidak dimulai dari Desa.

“Oleh karenanya presiden RI memberikan dana desa. Tugas pemerintah desa harus benar-benar dalam pengelolaannya,” kata Edy. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: