Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Guys, Yuk Ketahui 7 Fakta Seputar Tiroid!
Search
Selasa 22 Oktober 2019
  • :
  • :

Guys, Yuk Ketahui 7 Fakta Seputar Tiroid!

Starberita – Jakarta, Bulan Januari merupakan bulan kesadaran terhadap kesehatan tiroid. Namun, tidak sedikit dari kita yang belum mengenal dan memahami peran kelenjar tiroid dalam tubuh. Oleh karena itu, yuk simak beberapa fakta seputar kelenjar tiroid, supaya Geng Sehat lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan kelenjar tiroid dan mengetahui beberapa gejala umum masalah pada kelenjar tiroid.

·         Berbentuk seperti kupu-kupu

Kelenjar tiroid merupakan sebuah organ penghasil hormon yang terletak di sekitar pangkal tenggorokan. Kelenjar ini berbentuk seperti kupu-kupu dan memiliki bagian menyerupai sayap, yang berada di sisi kanan dan kiri batang tenggorokan. Kedua bagian yang menyerupai sayap itu terhubung oleh suatu bagian yang disebut isthmus.

·         Berukuran kecil tetapi perannya sangat besar

Dari segi ukuran, kelenjar tiroid memiliki ukuran yang relatif kecil. Lebarnya hanya sekitar 5 cm dengan berat sekitar 20 gr. Walaupun demikian, kelenjar ini memiliki peranan yang sangat besar di dalam tubuh.

Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid sangatlah penting dalam semua fungsi pertumbuhan dan metabolisme. Bahkan, dapat dikatakan hampir semua fungsi di dalam tubuh dipengaruhi oleh kerja hormon tiroid, mulai dari pernapasan, pencernaan, jantung, reproduksi, suhu tubuh, kadar kolesterol, dan masih banyak lagi. Menakjubkan, bukan?

·         Bekerja dibawah kendali hypothalamus di otak

Hypothalamus merupakan bagian di otak yang berfungsi mengatur keseimbangan hormon-hormon di dalam tubuh, salah satunya produksi hormon tiroid. Untuk dapat memproduksi hormon tiroid, hypothalamus akan memproduksi Thyrotropin-releasing Hormone (TRH), yang akan direspons oleh kelenjar pituitary di otak dengan menghasilkan Thyroid-stimulating Hormone (TSH).

Ikatan antara TSH dengan reseptor yang terletak di kelenjar tiroid akan menstimulasi kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroid, yaitu triiodothyronine (T3) dan thyroxine (T4). T3 dan T4 akan dilepaskan ke peredaran darah supaya bisa menjalankan perannya dalam mengatur berbagai fungsi penting di dalam tubuh.

Nantinya, kadar T3 dan T4 yang sudah mencukupi di dalam darah akan mengirimkan umpan balik negatif (negative feedback) ke kelenjar pituitary untuk menurunkan produksi TSH dan menurunkan produksi hormon tiroid. Dengan cara itulah keseimbangan kadar hormon tiroid di dalam tubuh kita terjaga. Selain hormon tiroid, kelenjar tiroid memproduksi hormon calcitonin yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan kadar kalsium di dalam tubuh.

·         Iodium memegang peranan penting dalam produksi hormon tiroid

Iodium adalah sejenis mineral yang banyak terkandung di dalam beberapa jenis bahan makanan, seperti rumput laut, susu dan produk turunannya (dairy products), serta beberapa jenis seafood dan produk garam beriodium.

Di dalam tubuh, iodium memiliki peran yang sangat penting. Pasalnya, ternyata mineral ini bersifat esensial untuk pembentukan hormon tiroid. Kekurangan iodium dapat menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid atau yang lebih dikenal dengan istilah penyakit gondok (dalam bahasa medis disebut goiter).

Lebih jauh lagi, rendahnya ketersediaan iodium untuk membentuk hormon tiroid dapat menyebabkan seseorang mengalami kondisi yang disebut dengan hipotiroidisme. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pada berbagai fungsi tubuh. Jadi, selalu pastikan pola makan Geng Sehat mengandung cukup iodium, ya! 

·         Gangguan tiroid umum terjadi tetapi sering tidak disadari

Dalam menjalankan fungsinya di dalam tubuh, kelenjar tiroid juga dapat mengalami gangguan. Terdapat banyak jenis gangguan pada tiroid tetapi umumnya akan bermanifestasi menjadi kondisi hipotiroidisme (kelenjar tiroid kurang aktif) atau hipertiroidisme (kelenjar tiroid terlalu aktif).

Sayangnya, menurut American Thyroid Association, hampir 60% penderita gangguan tiroid tidak menyadari kondisi tersebut. Hal ini mungkin disebabkan gejala yang menyertai gangguan tiroid terkadang sifatnya tidak spesifik.

Sebagai contoh, beberapa gejala yang umum terjadi pada penderita hipotiroidisme antara lain denyut jantung yang lemah, mudah lelah, sembelit, berat badan meningkat, serta pembesaran kelenjar tiroid (gondok/goiter).

Sementara itu, gejala yang umum terjadi pada penderita hipertiroidisme antara lain denyut jantung cepat, tremor, penurunan berat badan padahal nafsu makan meningkat, mudah berkeringat, serta diare. Apabila Geng Sehat mengalami sekumpulan gejala yang dicurigai berkaitan dengan kerja kelenjar tiroid, segera berkonsultasi dengan dokter, ya!

·         Ibu hamil harus menjaga kesehatan tiroidnya

Tiroid juga memegang peranan penting dalam kehamilan dan perkembangan janin. Gangguan tiroid, baik hipotiroidisme maupun hipertiroidisme, dapat berdampak buruk bagi ibu dan janin yang dikandungnya. Hipotiroidisme pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko terjadinya kelainan pertumbuhan dan retardasi mental pada bayi.

Ibu hamil akan membutuhkan lebih banyak iodium untuk memenuhi kebutuhan produksi hormon tiroid pada masa kehamilan. Jadi, wanita harus rajin mengonsumsi makanan bergizi yang juga mengandung iodium, ya!

·         Gangguan tiroid juga memiliki dampak emosional, Gengs!

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, kelenjar tiroid memiliki peran yang sangat luas di hampir seluruh fungsi tubuh, termasuk regulasi sel-sel saraf. Hal ini menyebabkan adanya reaksi emosional yang dapat dicetuskan dari gangguan tiroid.

Gangguan emosional, seperti kecemasan, mudah marah, serta sulit tidur (insomnia), kerap dijumpai pada penderita hipertiroidisme. Sementara depresi serta mudah lelah (fatigue) kerap dialami oleh penderita hipotiroidisme.

Namun, gangguan emosional yang disebabkan oleh masalah tiroid umumnya bersifat sementara dan akan hilang seiring diberikannya terapi. Hal ini penting diketahui oleh pasien dan inner circle-nya supaya lebih bisa memahami kondisi pasien terkait dengan masalah kesehatan yang dialaminya. 

Itulah tujuh fakta terkait kelenjar tiroid yang sangat penting fungsinya di dalam tubuh kita. Semoga dengan membaca informasi ini, Geng Sehat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan tiroid, serta bisa mengenali gejala-gejala umum yang menandakan adanya gangguan pada kelenjar tiroid. Salam sehat! (sbc-02/gsc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: