Search
Rabu 26 Juni 2019
  • :
  • :

Hati-hati Garis Putih pada Daging Ayam

Starberita – Jakarta, Ayam memang bisa diolah hampir untuk semua jenis menu. Ayam bisa dijadikan nugget untuk anak-anak, atau kari untuk makan malam keluarga.

Unggas ini juga dikonsumsi di seluruh dunia. Dan, karena jumlah konsumsinya terus menerus meningkat, industri ternak ayam pun harus menyesuaikan diri. Agrikultur harus berkembang dan punya dampak pada kualitas ayam yang kita konsumsi.

Ayam sering disebut sebagai pilihan sehat dalam dunia daging, karena lebih rendah lemak dibandingkan daging steak atau domba. Tapi, menurut sejumlah studi, ayam dulu dianggap cukup baik bagi kita.

Namun, Compassion in World Farming merilis sebuah video mengenai ‘garis putih’ pada ayam. Helai-helai lemak yang muncul ini disebabkan kondisi ayam ini disimpan. Garis ini muncul saat di peternakan.

Biasanya, dada ayam biasanya montok dan kenyal, dan ada sedikit lemak di bagian sisinya, tapi bukan garis yang membentang di dagingnya.

Garis ini disebabkan oleh bagaimana ayam diternak di peternakan intensif. Peternak harus memproduksi ayam dalam jumlah besar, jadi mereka melakukan segala hal untuk membuat ayam mereka tumbuh lebih besar dan lebih cepat. Akibatnya ayam pun menjadi lebih gemuk.

Sebuah studi tahun lalu oleh University of Arkansas dan Texas A&M menyimpulkan bahwa keparahan timbulnya garis putih pada ayam meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Para ilmuwan menemukan garis putih ada pada 96 persen ayam yang mereka uji  (total 285).

Garis putih ini bukan berarti lebih banyak lemak, tapi juga memengaruhi kualitas daging secara negatif menurut para peneliti. Nampaknya, dagingnya menjadi tidak kenyal dan tidak menyerap bumbu dengan baik.

Lemak memang artinya menambah rasa, tapi ada juga anggapan umum bahwa daging ayam dari pabrik peternakan tidak memiliki rasa sama enaknya.

Perlu disebutkan juga bahwa studi di atas dilakukan di Amerika Serikat, di mana peternakan biasanya kualitasnya tidak setinggi di Inggris dan Eropa.

Tetap saja, jika kita masih banyak mengonsumsi ayam, kita butuh industri ternak. Dan garis putih tidak benar-benar merusak daging. Ayam masih banyak mengandung protein dan membuat kenyang.

“Ayam selama tidak dilapisi tepung dan digoreng deep fried, merupakan sumber protein yang sangat baik, yang kebetulan juga kaya vitamin B, besi, dan vitamin B12,” ujar Direktur Nutrisi di Good Housekeeping Institute Jaclyn London, R.D.

Juru bicara dari National Chicken Council juga menambahkan kalau garis putih hanya memengaruhi persentasi kecil daging ayam dan kesehatan ayam itu tidak terpengaruh secara negatif. (sbc-02/vnc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: