Search
Kamis 21 Maret 2019
  • :
  • :

Kenapa Sakit Lambung Bisa Sebabkan Keringat Dingin?

Starberita – Jakarta, Pernahkah Anda merasakan keringat dingin sebelumnya? Jika ya, coba Anda ingat-ingat kembali, pasti keringat dingin muncul saat kondisi tubuh sedang tidak benar-benar sehat, termasuk saat lambung sedang sakit. Ya, lambung yang bermasalah rupanya tak cuma menimbulkan nyeri pada ulu hati, mual, begah, dan jantung berdebar, tetapi juga keringat dingin.

Apa itu keringat dingin?

Perlu diketahui dulu, keringat dingin terjadi saat suhu tubuh Anda menurun. Ketika suhu tubuh menurun, itu berarti permukaan kulit Anda akan terasa dingin. Sehingga saat keringat muncul, seakan-akan keringat menjadi dingin. Tapi sekali lagi, bukan air keringat Anda yang berubah menjadi dingin, tetapi permukaan kulit Anda yang sedang dingin.

Beda halnya saat Anda merasa kegerahan ataupun sedang melakukan aktivitas fisik, suhu tubuh Anda pun cenderung meningkat. Otomatis, saat Anda berkeringat akibat dua hal tersebut, keringat yang dikeluarkan juga akan terasa hangat dan itu sangat normal terjadi.

Kenapa keringat dingin muncul saat sakit lambung?

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, benar adanya bahwa sakit lambung bisa menyebabkan keringat dingin. “Keringat dingin itu muncul sebagai tanda bahwa fisik Anda sangat tidak nyaman terhadap keadaan tersebut,” katanya.

Telah disebutkan diatas bahwa saat Anda mengalami sakit lambung, gejala umum yang muncul adalah nyeri dan mual. Ketika nyeri terasa sangat hebat dan begitu pula dengan mualnya, maka salah satu cara tubuh untuk mempertahankan diri dari ancaman sakit yang hebat adalah dengan mengeluarkan keringat dingin. Terlebih saat sakit lambung menyerang di saat-saat yang tidak diinginkan (misalnya, di perjalanan ataupun rapat kantor), kondisi psikis Anda menjadi sangat down.

“Anda akan merasakan kekhawatiran terhadap dua kondisi sekaligus, yakni kondisi diri Anda yang sedang sakit atau menahan sakit dan kondisi di sekitar Anda. Keringat dingin bisa muncul akibat kecemasan berlebih itu,” tutur dr. Dyah. Apalagi jika sakit lambung disebabkan oleh adanya infeksi virus atau bakteri.

“Saat tubuh sedang berupaya melawan virus atau bakteri, salah satu reaksi paling sederhana dari tubuh adalah dengan mengeluarkan keringat dingin,” lanjutnya.

Tak cuma karena infeksi virus atau bakteri, ketika sakit lambung disebabkan karena telat makan, dr. Dyah mengatakan bahwa keringat dingin juga bisa muncul.

“Misalkan, Anda terlambat makan selama berjam-jam. Otomatis, kadar gula darah di dalam tubuh akan menurun drastis. Nah, kurangnya gula darah bisa memunculkan pusing dan keringat dingin,” kata dr. Vita.

Sementara itu, tidak ada cara spesifik untuk mengatasi keringat dingin saat sakit lambung menyerang. “Yang terpenting, minum obat sakit lambung Anda, lalu makan dan beristirahatlah, pasti keringat dingin akan hilang sendirinya,” dr. Vita menekankan.

Namun, untuk meredakan gejala keringat dingin akibat kekhawatiran berlebih, Anda disarankan mempraktikkan teknik-teknik relaksasi. Ini penting agar kondisi psikis bisa jauh lebih tenang, sekalipun Anda sedang sakit. Sebab, berpikir negatif dan cemas terus-menerus di kala sakit, hanya akan memperburuk rasa nyeri dan Anda justru semakin dibanjiri oleh keringat dingin. (sbc-02/kdc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: