Search
Selasa 22 Januari 2019
  • :
  • :

Realisasi Pajak Daerah Kota Medan 2018 Capai 93,44%

Starberita – Medan, Hingga akhir Desember 2018, Pemerintah Kota Medan melalui  Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan berhasil  merealisasikan pajak daerah  sebesar Rp1,3 triliun lebih atau 93,44%  dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,4 triliun lebih.

“Realisasi pajak daerah itu bersumber dari 8 jenis pajak daerah, yakni pajak hotel, restoran, hiburan, pajak penerangan jalan (PPJ), parkir, air bawah tanah (ABT), pajak bumi bangunan (PBB) serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB),” sebut Kepala BPPRD Kota Medan, Zulkarnain, kepada wartawan di Medan, Jumat (11/1/2019).

Dari 8 jenis sumber pajak itu, sebut Zulkarnain, realisasi  pajak daerah yang berasal dari 5 jenis pajak mengalami kenaikan yang cukup signifikan, seperti pajak hotel, target Rp117 miliar, realisasi 119,6 miliar. Kemudian pajak restoran, target Rp170 miliar, realisasi Rp172,6 miliar. Lalu, pajak hiburan, target Rp43 miliar, realisasi Rp43,077 miliar.

Selanjutnya pajak penerangan jalan, target Rp244,7 miliar, realisasi Rp278,1 miliar. Berikutnya, pajak parkir, target  Rp22 miliar, realisasi Rp22,2 miliar serta PBB dengan target Rp454 miliar dan realisasinya Rp382,4 miliar.

“Untuk pajak BPHTB dan ABT, realisasinya  mengalami penurunan dibandingkan target yang ditetapkan maupun realisasi tahun 2018,” katanya.

Berdasarkan hasil paparan realisasi pajak daerah yang disampaikan itu, sebut Zulkarnain, pihaknya menyimpulkan ada lima jeni pajak daerah yang  realisasinya  mencapai 100% yakni pajak hotel, restoran. Hiburan, PPJ dan parkir. Sedangkan sisanya tiga jenis pajak daerah lagi yaitu BPHTB, PBB dan ABT, realisasinya sampai akhir tahun 2018 tidak mencapai 100%.

Program kerja yang telah dilaksanakan tahun 2018, kata Zulkarnai, akan dilanjutkan kembali tahun 2019, salah satunya  pemasangan tapping box untuk beberapa jenis pajak daerah seperti pajak hotel, restoran, hibiran dan parkir yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.

Dikatakan Zulkarnain, tahun 2018 pihaknya telah memasang 100 unit tapping box sebagai alat elektronik untuk memantau dan mengawasi pelaporan SPT Bulanan pajak daerah oleh wajib pajak.  Di tahun 2019, sambungnya, pemasangan tapping box akan terus dilakukan yang pengadaannya bekerjasama dengan Bank Sumut.

“Kita sadar pajak daerah merupakan sumber utama pembentukan PAD. Oleh karenanya guna memberhasilkan pengelolaan pajak daerah tahun 2019, kita akan terus mengkampanyekan gerakan sadar dan patuh pajak daerah sehingga dapat mendukung pencapaian sasaran pembangunan kota tahun 2019 sebagaimana yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Sebelum menuntaskan pemaparannya, Zulkarnain atas  nama Pemko Medan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada wajib pajakkarena telah menyelenggarakan berbagai kewajiban perpajakan daerahnya. Tentunya hal ini dapat menjadi contoh dan pelopor sadar dan patuh pajak daerah, sekaligus  menggugah kesadaran wajib pajak lainnya yang belum sepenuhnya taat pajak.

“Kita berharap wajib pajak yang belum sepenuhnya taat pajak akan lebih sadar dan taat pajak di tahun 2019 ini. Dengan pajak  daerah yang telah dibayar, Pemko Medan akan terus membangun, memperbaiuki serta meningkatkan ketersediaan infrastruktur dan fasilitas sosial kota yang dibutuhkan masyarakat. Jadi, mari kita dukung bersama-sama melalui kesadaran perpajakan yang semakin baik,” harapnya. (sbc-02)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: