Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Pajak BPHTB & ABT Kota Medan 2018 Turun
Search
Senin 26 Agustus 2019
  • :
  • :

Pajak BPHTB & ABT Kota Medan 2018 Turun

Starberita – Medan, Kepada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan, Zulkarnain, memaparkan pihaknya berhasil  merealisasikan pajak daerah  hingga akhir Desember 2018 sebesar Rp1,3 triliun lebih atau 93,44%  dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,4 triliun lebih.

“Realisasi pajak daerah itu bersumber dari 8 jenis pajak daerah, yakni pajak hotel, restoran, hiburan, pajak penerangan jalan (PPJ), parkir, air bawah tanah (ABT), pajak bumi bangunan (PBB) serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB),” sebut Zulkarnain, kepada wartawan di Medan, Jumat (11/1/2019).

Dari 8 jenis sumber pajak itu, sebut Zulkarnain, realisasi  pajak daerah yang berasal dari 5 jenis pajak mengalami kenaikan yang cukup signifikan, seperti pajak hotel, target Rp117 miliar, realisasi 119,6 miliar. Kemudian pajak restoran, target Rp170 miliar, realisasi Rp172,6 miliar. Lalu, pajak hiburan, target Rp43 miliar, realisasi Rp43,077 miliar.

Selanjutnya pajak penerangan jalan, target Rp244,7 miliar, realisasi Rp278,1 miliar. Berikutnya, pajak parkir, target  Rp22 miliar, realisasi Rp22,2 miliar serta PBB dengan target Rp454 miliar dan realisasinya Rp382,4 miliar.

“Untuk pajak BPHTB dan ABT, realisasinya  mengalami penurunan dibandingkan target yang ditetapkan maupun realisasi tahun 2018,” katanya.

BPHTB, sebut Zulkarnain, ditargetkan Rp339,9 miliar namun yang berhasil terealisasi Rp275,7 miliar. “Realisasi inipun mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, sebab realisasi pajak daerah dari BPHTB tahun 2017 sebesar Rp401,6 miliar.  Begitu juga dengan ABT, targetnya tahun 2018 sebesar Rp13 miliar namun yang terealisasi  hanya Rp11,1 miliar. Artinya, pajak daerah dari BPHTB, PBB dan ABT, realisasinya sampai akhir tahun 2018 tidak mencapai 100%,” jelasnya.

Tidak tercapainya realisasi pajak daerah dari jenis pajak BPHTB, terang Zulkarnain,  akibat tidak adanya tercatat transaksi pertanahan/properti dalam skala besar selama tahun 2018 sebagaimana yang terjadi pada tahun 2017. “Disamping itu juga terjadinya penurunan transaksi pertanahan/properti sepanjang tahun 2018,” ujarnya.

Sedangkan untuk PBB, bilang Zulkarnain, penyebab tidak tercapainya target  disebabkan relatif masih banyaknya wajib pajak PBB yang belum membayarkan PBB-nya sepanjang tahun 2018. “Kemudian akibat masih kurangnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat  untuk membayar PBB tepat waktu,” katanya.

Zulkarnain menyebutkan, program kerja yang telah dilaksanakan tahun 2018, akan dilanjutkan kembali tahun 2019, salah satunya  pemasangan tapping box untuk beberapa jenis pajak daerah seperti pajak hotel, restoran, hiburan dan parkir yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.

“Tahun 2018 kita telah memasang 100 unit tapping box sebagai alat elektronik untuk memantau dan mengawasi pelaporan SPT Bulanan pajak daerah oleh wajib pajak.  Di tahun 2019, pemasangan tapping box akan terus dilakukan yang pengadaannya bekerjasama dengan Bank Sumut,” katanya.

Zulkarnain berharap, para wajib pajak yang belum sepenuhnya taat pajak akan lebih sadar dan taat pajak di tahun 2019 ini. “Dengan pajak  daerah yang telah dibayar, Pemko Medan akan terus membangun, memperbaiki serta meningkatkan ketersediaan infrastruktur dan fasilitas sosial kota yang dibutuhkan masyarakat. Jadi, mari kita dukung bersama-sama melalui kesadaran perpajakan yang semakin baik,” harapnya. (sbc-02)

 

 

 




Tinggalkan Balasan

error: