Search
Kamis 21 Maret 2019
  • :
  • :

Disdukcapil Provsu, Lapas & Rutan Kerjasama Data Warga Binaan

Starberita – Medan, Guna mendata para pemilih aktif yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan), Disdukcapil Provsu pu melakukan MoU dengan Lapas dan Rutan terkait soal pendataan dan perekaman data identitas diri dari penghuni Lapas dan Rutan. MoU tersebut dilaksanakan di Medan, kemarin. Dimana kegiatan tersebut bertujuan untuk turut mensukseskan pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019.

Kadisdukcapil Provsu, Ismael Sinaga mengatakan, kesepakatan ini dilakukan kepada seluruh Kalapas dan Karutan yang ada di seluruh wilayah Sumut. Dimana hal tersebut bertujuan untuk dilakukannya penjemputan data kepada warga binaan agar bisa dilakukan perekaman KTP elektronik.

“Kesepakatan antara Disdukcapil dengan pihak Lapas dan Rutan se-Sumut sudah ditandatangani oleh perwakilan. Isinya kesepakatan itu antara lain, sepakat untuk menuntaskan perekaman KTP elektronik dan surat keterangan dari Dukcapil seluruh lapas dan rutan di Sumut,” kata Ismael kepada wartawan.

Lebih lanjut Ismael menyampaikan, seluruh Lapas dan Rutan untuk selanjutnya dapat menyiapkan data diri dari warga binaan yang meliputi identitasnya hingga keluarganya. Sebab menurutnya, kendala yang selama ini terjadi adalah karena banyaknya warga binaan di Lapas ataupun Rutan yang sering memalsukan identitas diri ataupun keluarganya. Oleh karenanya, Ismael berharap kedepannya kejadian tersebut tidak lagi terjadi.

“Selama ini kendalanya, banyak dari para warga binaan itu menyamarkan identitasnya agar tidak memalukan keluarga mereka. Jadi Kalapas dan Karutan kita minta untuk melengkapi data ini, biar nanti disdukcapil dapat melakukan perekaman dan mencetak identitas warga binaan tersebut,” katanya.

Kegiatan ini, sambungnya, akan dilakukan Disdukcapil selama sebulan penuh untuk menjemput seluruh data identitas warga binaan tersebut.

“Sehingga saat Pilpres dan Pileg nanti, para warga binaan ini sudah ada data diri mereka terdata di Disdukcapil,” jelasnya.

Terkait pendataan yang akan dilakukan tersebut, Ismael pun berharap agar Kalapas ataupun Karutan dapat mensosialisakan hal tersebut kepada para warga binaan dengan menekankan tentang kesadaran bahwa admistrasi kependudukan itu sangat penting.

Selain itu, tambahnya, penjemputan data warga binaan untuk kemudian dicetakkan KTP Elektronik atau setidaknya surat keterangan (suket), tidak hanya digunakan saat Pemilu saja. Akan tetapi juga dapat dipergunakan untuk hal lainnya.

“Untuk itu kita harapakan pelaksanaannya nanti harus penuh integritas dan dedikasi. Makanya kita minta pertemuan ini dengan Kalapas dan Karutan hingga Kakanwil Kemenkumhan,” ungkapnya.

Dikatakannya, progam penjemputan data di Lapas dan Rutan yang akan dilaksanakan selama sebulan penuh akan dapat selesai dengan cepat bilamana terjalin kerjasama yang baik antara pihak Disdukcapil dengan Lapas dan Rutan.

“Paling lambat kita prediksi tanggal 7 Febuari mendatang, para warga binaan di Lapas dan Rutan se-Sumut ini sudah bisa diindentifikasi nomor induk kependudukannya,” pungkasnya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: