Search
Rabu 15 Juli 2020
  • :
  • :

Korem 011/Liliwangsa Gagalkan Upaya Penyelundupan Kotak Teh Ilegal Asal Thailand

Starberita – Aceh Tamiang, Satuan Tim Intel Korem 011/Lilawangsa berhasil menggagalkan penyelundupan Ratusan kotak Teh Ilegal produk dari Thailand, di Desa Upah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum lama ini.

Dari hasil penangkapan tersebut, selain mengamankan barang bukti berupa berbagai jenis kemasan kotak diantaranya Teh hijau, Teh merah dan Teh bunga Ilegal yang tidak memiliki izin pita cukai maupun kelengkapan dokumen lainnya, petugas juga mengamankan satu unit handphone dan satu lembar KTP milik pelaku serta satu orang pelaku.

Dantim Intel Korem 011/Lilawangsa, Kapten Inf Abdul Majid mengungkapkan, kronologis penangkapan tersebut berawal saat anggota Tim intel Korem 011/Lilawangsa, pada Kamis (3/1/2019) siang kemarin mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terkait adanya transaksi Narkotika jenis Shabu-shabu yang diselundupkan bersamaan barang Ilegal jenis minuman Teh asal Thailand yang dikemas didalam kotak.

Dari hasil penyelidikan di TKP oleh anggota Tim Intel Korem 011/Lilawangsa, pada pukul 14.30 WIB, tepatnya di Lapangan Merdeka Kota Langsa, Jl. WR. Supratman, Gg. Jawa Depan, Kecamatan Langsa Kota, pada saat pelaku sedang melakukan transaksi terhadap salah satu pembeli dari barang ilegal yang berasal dari Thailand tersebut.

“Dari penyelidikan tersebut, ditemukan sebanyak ±20 kotak kecil yang diangkut menggunakan kendaraan roda empat jenis Avanza Veloz (putih) dengan Nopol BL 1398 NZ, tidak ditemukan terkait dugaan transaksi Narkotika jenis sabu-sabu, akan tetapi didapati teransaksi minuman berupa Teh Ilegal asal Thailand,” ungkapnya.

Selanjutnya, sambung Abdul Majid, anggota Tim intel Korem 011/Lilawangsa melakukan pengembangan lanjutan terhadap pelaku berisinial JP (21), warga Desa Upah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. Dari penelusuran, ditemukan ratusan kotak Teh Hijau, Teh Merah dan Teh Bunga yang disimpan di rumah orangtua pelaku yang bertempat di jln. Medan – B. Aceh, Desa Simpang IV Opak, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

“Dari hasil perkembangan, barang tersebut berasal dari Negara Thailand melalui jalur perairan dengan menggunakan Kapal Kayu yang diselundupkan di Pelabuhan tikus Seruway, perairan Kecamatan Seruway dan Pelaku membeli dari rekannya berisinial Uwek (35) tahun, beralamat Kecamatan Seuruway, Kabupaten Aceh Tamiang yang diantarkan langsung ke kediaman orang tua Pelaku JP (21), dari pengakuan pelaku. Ia telah melakukan transaksi Teh Thailand Ilegal sudah setahun dan barang tersebut akan diedarkan ke Wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Jakarta, Sulawesi, Kalimantan, Palembang, Papua dan Provinsi Bali,” sebut Abdul Majid.

Lebih jauh Abdul Majid mengatakan, barang dan tersangka untuk kemudian diamankan dan diserahkan ke pihak Bea Cukai Kuala Langsa untuk proses lebih lanjut. Abdul Majid pun mengutarakan bahwa pihaknya akan terus menjaga dan membongkar indikasi kejahatan seperti ini maupun lainnya.

“Hal ini tentu bukan hanya tugas dari aparat keamanan saja, tetapi masyarakat juga bisa. Jika kita tidak peduli, ya maka negara ini akan dikuasai orang-orang yang tidak bertanggungjawab, dan akan dimanfaatkan oleh oknum yang mementingkan dirinya sendiri. Oleh karena itu, mari kita semua masyarakat Aceh khususnya masyarakat Aceh Tamiang dan Kota Langsa bahwa menjaga keamanan dan ketertiban di Wilayah ini adalah tanggung jawab kita bersama,” harapnya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: