Search
Rabu 15 Juli 2020
  • :
  • :

GBKP Simpang Enam Kabanjahe Gelar Perayaan Natal

Starberita – Kabanjahe, Natal semestinya membawa kita menuju suatu pembaruan diri atau “revolusi mental” yang relevan dengan situasi-kondisi hidup kita di zaman ini. Entah itu dalam keluarga, lingkungan, perpulungan jabu-jabu, perpulungan mamre dan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Pdt Natalitna Br Tarigan, MTh dalam renungan dan pesan-pesan natal saat menjadi pengkhotbah pada perayaan Natal Mamre Majelis Runggun Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Simpang Enam Kabanjahe, belum lama ini.

Natalitna mengaku miris, menyaksikan berita-berita setiap hari tentang korupsi. Begitu banyak pejabat ditangkap tangan KPK terkait suap dan korupsi. “Korupsi membunuh hati nurani. Rata-rata yang ditangkap KPK semua pejabat yang tergolong kaya dengan harta puluhan bahkan ratusan milyar, tapi dengan suap Rp 500 juta saja, iman dia goyah. Salah satu akar dari masalah itu ialah indikatif iman yang tampak dalam ibadah-ibadah belum melahirkan imperatif moral yang seharusnya terwujud dalam pola pikir dan perilaku yang mulia.”

Manusia saat ini hanya beragama namun tidak ber -Tuhan, karena target-target hidup seperti jabatan, kekayaan, kesuksesan, membuat manusia tidak menerima kebahagiaan. “Keinginan manusia membuat dia jauh dari Tuhan, padahal ke Kristenan itu harus membawa syalom kepada manusia karena pengikut Yesus hidupnya harus bermakna, berkualitas, punya rasa memberi kepada orang lain,” kata Pdt Natalitna Br Tarigan MTh.

Padahal, iman dan kualitas Kristus seharusnya menjadi inspirasi bagi setiap dan semua warga bangsa untuk semakin kreatif menciptakan berbagai mediasi agar terjadi transformasi sosial demi kebaikan dan kesejahteraan bersama, ujarnya.

Ketua Panitia Natal Mamre Majelis Runggun GBKP Simpang Enam Kabanjahe, Jhon Rocky Pinem dalam sambutannya mengatakan, perayaan natal harus memiliki spirit perubahan dengan cinta kasih.

“Peringatan natal ini kita aktualisasikan dalam dinamika politik nasional, tidak mudah diprovokasi dan selalu menjaga persatuan dan kesatuan yang sudah terbina selama ini,” ujar Jhon Rocky Pinem. (sbc-05/drh)




Tinggalkan Balasan

error: