Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Pochettino Didekati Madrid, Bos Spurs Sampai Tak Bisa Tertawa
Search
Selasa 28 Januari 2020
  • :
  • :

Pochettino Didekati Madrid, Bos Spurs Sampai Tak Bisa Tertawa

Starberita – Jakarta, Kinerja yang apik ditunjukkan Mauricio Pochettino sejak didapuk menjadi manajer Tottenham Hotspur sejak tahun 2014 lalu. Tak heran jika kini banyak klub ingin memakai jasanya.

Setidaknya, ada dua klub yang cukup serius menginginkan jasa Pochettino sebagai pelatih musim depan. Dua klub tersebut yakni Real Madrid dan Manchester United.

Kabar tersebut rupanya sampai juga ke telinga pemilik Spurs, Daniel Lev. Kabar Pochettino yang didekati oleh dua klub dengan kekuatan finansial besar tersebut membuat Lev merasa khawatir. Dia bahkan tidak bisa tertawa.

Daniel Lev Tak Bisa Tertawa

Pochettino mengaku sudah berjumpa dengan Daniel Lev dan membahas kabar jika dia jadi incaran Real Madrid. Pochettino menuturkan bahwa ada reaksi khawatir dari wajah Lev. Bukan hanya itu, Lev juga sampai tak bisa tertawa karena kabar itu.

“Daniel Lev tak bisa tertawa. Saya tahu itu kabar yang membosankan, tapi mungkin dia merasa khawatir. Ya, dia khawatir. Itu normal. Tapi, tidak bagus bagi Lev untuk mendengar cerita itu. Apakah saya coba meyakinkan Lev [akan bertahan]? Tidak. Itu hal yang lumrah dalam sepak bola, seperti saat direktur olah raga atau presiden klub bilang ‘Tidak, manajer akan berada di sini dan kami percaya padanya’, dan di laga selanjutnya dia dipecat,” papar Pochettino.

Tertarik Latih Real Madrid?

Pochettino sudah menjadi buruan Real Madrid sejak Zinedine Zidane mundur pada akhir musim 2017/18 lalu. Namun, Pochettino memilih bertahan di Spurs. Bahkan, pria asal Argentina meneken kontrak hingga tahun 2023 mendatang.

“Jika Anda meyakinkan sesuatu, maka itu karena Anda memikirkan hal yang berbeda. Dia [Daniel Lev] adalah orang yang merasa khawatir karena dia merasa cemburu pada saya,” tutup mantan pelatih Espanyol. (sbc-02/bol)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: