Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Guys, Waspadai 7 Gejala Kanker Lambung Ini
Search
Jumat 6 Desember 2019
  • :
  • :

Guys, Waspadai 7 Gejala Kanker Lambung Ini

Starberita – Jakarta, Kanker lambung memang bukan penyakit umum. Bahkan, diantara beragam jenis kanker sekalipun, penyakit ini tidak memiliki kasus terbanyak. Meskipun begitu, kanker lambung termasuk salah satu jenis kanker yang paling berbahaya.

Oleh sebab itu, Kamu tetap perlu mewaspadainya. Pasalnya, gejala kanker lambung menyerupai gejala penyakit pencernaan pada umumnya. Kalau Kamu mengalami salah satu atau kombinasi dari gejala yang disebutkan di bawah ini, mulailah curiga. Terutama, jika gejalanya tidak kunjung mereda atau tambah parah.  

1. Ada Darah di Feses

Meskipun darah di feses bisa menjadi pertanda kanker lambung, gejala ini juga bisa menjadi pertanda banyak penyakit pencernaan lainnya. Namun, pada kanker lambung, darah tersebut berasal dari inflamasi atau peradangan yang disebabkan oleh tumor ganas. Pada kanker lambung, adanya darah di feses biasanya menandakan penyakitnya sudah memasuki stadium lebih lanjut. Namun, gejala ini juga bisa dideteksi dini.

2. Selalu Sakit Perut

Kebanyakan penderita kanker lambung mengeluhkan nyeri abdominal, tepatnya di bagian epigastrik, area tepat di bawah tulang rusuk bagian tengah. Nyeri di bagian tersebut bisa disebabkan oleh pertumbuhan kanker di perut penderita. Namun, gejala ini juga bisa menjadi pertanda gangguan pencernaan, divertikulitis, dan batu ginjal. Kamu tetap harus mewaspadainya, terutama jika nyerinya konsisten dan tidak kunjung berhenti.

3. Kehilangan Nafsu Makan

Kehilangan nafsu makan juga termasuk gejala yang harus diwaspadai. Khususnya, kalau Kamu biasanya suka makan, tetapi tiba-tiba kehilangan nafsu makan. Maag juga bisa menurunkan nafsu makan. Namun, menurut ahli, maag juga merupakan faktor risiko kanker lambung. Oleh sebab itu, kalau Kamu sudah cukup lama kehilangan nafsu makan, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

4. Merasakan Heartburn

Heartburn atau rasa perih dan panas pada dada bisa menjadi pertanda kanker lambung maupun faktor risikonya. Orang yang sering mengalami heartburn kemungkinan memiliki bisul perut. Itu artinya, orang tersebut memiliki lebih banyak kadar asam di perutnya. Hal ini meningkatkan risiko kanker lambung. 

5. Berat Badan Turun dengan Sendirinya

Penurunan berat badan sebagai pertanda kanker lambung bisa disebabkan oleh hilangnya nafsu makan penderita. Namun, gejala tersebut juga bisa terjadi dengan sendirinya. Penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya bisa menjadi pertanda awal penyakit kronis, termasuk kanker lambung. Oleh sebab itu, kalau Kamu mengalami gejala ini, segera periksakan ke dokter.

6. Sulit Menelan

Kalau memiliki tumor lambung yang menjalar ke esofagus, maka Kamu kemungkinan besar akan mengalami disfagia atau kondisi sulit menelan makanan. Untuk lebih jelasnya, rasanya seperti ada makanan yang tertinggal di tenggorokan. Menurut the American College of Gastroenterology (ACG), gejala sulit menelan juga bisa berarti sering batuk atau tersedak saat makan dan minum.

Pada beberapa kasus, penderita kanker lambung juga sering kali merasakan makanan yang sudah ditelan naik lagi ke tenggorokan. Kalau Kamu sudah cukup lama mengalami gejala ini, sebaiknya periksakan ke dokter.

7. Cepat Kenyang saat Sedang Makan

Ini merupakan gejala kanker lambung yang umumnya sudah lanjut. Gejala ini terjadi ketika otot perut sudah tidak bisa menekan makanan ke usus seperti yang seharusnya. Perut menjadi buncit dan penderita merasa kenyang. Padahal, makanan terjebak di bagian tersebut, dan tidak bisa menuntaskan perjalanannya ke seluruh bagian saluran pencernaan.

Ketujuh hal diatas merupakan gejala umum dari kanker lambung yang perlu Kamu waspadai. Kalau Kamu mengalami gejala-gejala diatas yang sudah berkepanjangan, sebaiknya periksakan ke dokter. (sbc-02/gsc)

 




Tinggalkan Balasan

error: