Search
Sabtu 15 Desember 2018
  • :
  • :

Ternyata, Ponsel Tujuh Kali Lebih Kotor dari Toilet

Starberita – Jakarta, Selain berpengaruh bagi kesehatan mental seseorang, terlalu sering memegang handphone (hp) atau telepon selular alias ponsel juga bisa mendatangkan bakteri yang menyebabkan penyakit. Bahkan sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa toilet duduk jauh lebih bersih daripada ponsel.

Initial Washroom Hygiene mengambil sampel dari ponsel dan menemukan gadget tersebut rata-rata hampir tujuh kali lebih kotor daripada toilet duduk. Mereka yang memakai casingkulit adalah yang paling banyak menyimpan bakteri, sedangkan ponsel dengan casing plastik yang lebih mudah dibersihkan memiliki bakteri lebih banyak enam kali dari toilet.

Initial Washroom Hygiene menggunakan kain lap untuk perangkat genggam demi menyoroti mikroba hidup di permukaan. Dari hasil tersebut, kain lap dari toilet menunjukkan bakteri di sekitar 220 daerah pada toilet duduk, sementara rata-rata telepon selular ada 1.479 titik.

Para ahli telah memperingatkan bahwa ponsel menjadi kotor karena orang membawa mereka ke kamar mandi. Hugh Pennington, profesor bidang bakteriologi di Universitas Aberdeen mengatakan, memakai ponsel hampir seperti memeriksa saputangan untuk kuman.

“Anda mungkin menemukannya karena kontak fisik dekat yang Anda lakukan dengan perangkat ini beberapa kali sehari,” katanya.

Awal tahun ini, gambar-gambar menjijikkan dirilis menunjukkan ponsel yang dipenuhi bakteri. Kain lap diambil dari iPhone 6, Samsung Galaxy 8 dan Google Pixel untuk menguji tingkat bakteri aerobik, ragi dan jamur.

Layar ponsel memiliki tingkat bakteri tertinggi, dengan 100 unit pembentuk koloni (CFU) per centimeter (cm) persegi untuk Samsung Galaxy, 40 CFU untuk iPhone, dan 12 CFU untuk Google Pixel. Studi yang dilakukan untuk Insurance2go menyatakan bahwa bakteri di toilet hanya 24 CFU.

Daerah lain tempat bakteri di ponsel adalah bagian belakang handset, tombol kunci dan home. Sementara itu, beauty blender ditemukan memiliki 24 CFU per cm persegi, sedangkan sisir memiliki 0,4 CFU.

“Ponsel adalah sumber kontaminasi dan masalah kulit yang sangat besar, yaitu jerawat. Konsentrasi bakteri mikroskopis yang tinggi dari layar ponsel Anda yang bercampur dengan minyak dan riasan dari kulit bersama dengan panas dari ponsel menghasilkan lebih banyak bakteri,” ujar Dr. Shirin Lakhani dari Elite Aesthetics.

Ia menambahkan bahwa bakteri bisa menyumbat pori-pori dan sering mengakibatkan peradangan dan jerawat. Untuk mengatasi masalah ini, dia menyarankan menggunakan headset ketika memakai ponsel dalam jangka waktu lama dan secara teratur bersihkan ponsel dengan cairan alkohol untuk menghilangkan bakteri sebelum menggunakannya. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan

error: