Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Yuk, Cegah Penularan Pneumonia Pada Anak dengan Langkah Berikut
Search
Kamis 24 Oktober 2019
  • :
  • :

Yuk, Cegah Penularan Pneumonia Pada Anak dengan Langkah Berikut

Starberita – Jakarta, Pneumonia atau biasa disebut dengan radang paru, adalah sebuah penyakit yang paling sering dialami oleh para balita. Mereka akan merasakan sesak napas dan dalam kondisi tertentu bisa menyebabkan kematian.

Sungguh pilu memang, jika seorang anak yang masih kecil dihadapkan dengan penyakit berbahaya semacam ini. Mereka tentunya akan merasakan kesakitan dan kehilangan waktu produktifnya untuk bermain dan bersosialisasi.

Meski berbahaya, namun nyatanya masyarakat tidak memberikan perhatian khusus pada penyakit berbahaya ini. Padahal jika masyarakat lebih waspada, penyakit berbahaya ini bisa dicegah sehingga tidak menimbulkan lebih banyak korban jiwa.

Hal ini pun dibenarkan oleh dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A(K). Menurutnya ada beberapa cara untuk mencegah buah hati Anda dari serangan pnemonia. Salah satunya dengan membekali setiap anak dengan perlindungan.

Perlindungan tersebut berupa pemberian Air Susu Ibu (ASI) ekslusif kepada sang anak selama enam bulan. Sebagaimana diketahui, ASI berperan dalam memberikan imunitas pada tubuh anak di periode 0-6 bulan. Dengan melakukan cara ini, risiko pneumonia bisa ditekan sebanyak 15-23 persen.

Balita juga harus dibekali dengan imunisasi. Nama imunisasinya adalah Pneumonia Conjugate Vaccine (PCV) yang merupakan sebuah vaksin yang penting dalam mencegah pneumonia. Vaksin ini dapat menekan risiko seorang anak mengalami pneumonia hingga 49 persen.

“Cara yang paling gampang adalah dengan pemberian ASI ekslusif selama enam bulan. ASI dapat menekan risiko pneumonia sebesar 15-23 persen. Selain itu imunisasi PCV juga bisa mengurangi risiko penularan sebanyak 49 persen,” tegas dr. Nastiti.

Tak hanya ASI eklusif dan vaksinasi, pemberian vitamin A sebanyak dua kali setahun yang biasa dilakukan di posyandu juga cukup berperan penting. Mengurangi polusi, asap rokok di rumah, serta kebiasaan hidup bersih juga turut membantu anak dalam terserang pneumonia.

“Memberikan vitamin A yang cukup dan mengurangi polusi atau paparan asap pada anak pun bisa menurunkan risiko tertular pneumonia. Jadi ada baiknya, kesadaran harus dimulai dari orangtua,” tandasnya. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: