Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Awas Masalah Kesuburan Mengintai, Berapa Lama Idealnya Perempuan Pakai Pembalut?
Search
Rabu 16 Oktober 2019
  • :
  • :

Awas Masalah Kesuburan Mengintai, Berapa Lama Idealnya Perempuan Pakai Pembalut?

Starberita – Jakarta, Ada beberapa cara yang bisa dipilih oleh perempuan saat menyambut tamu bulanan alias menstruasi. Mulai dari menggunakan pembalut, tampon, hingga menstrual cup yang belakangan ini digencarkan penggunaannya.

Di Indonesia penggunaan pembalut masih banyak dipilih oleh sebagian besar perempuan. Selain mudah didapat dan praktis, penggunaan pembalut pun lebih akrab dan telah diajarkan secara turun temurun oleh ibu.

Meski banyak perempuan yang menggunakan pembalut, sayangnya tidak sedikit pula perempuan yang mengetahui durasi pemakaian pembalut yang aman dan tidak membahayakan bagi kesehatan organ vital dan tubuh. Padahal, jika dipakai terlalu lama, pembalut dapat menjadi salah satu faktor penyebab infeksi organ reproduksi.

Lantas, berapa lama semestinya menggunakan pembalut saat menstruasi? Menurut para peneliti pembalut dapat digunakan maksimal delapan jam, ketika malam hari saat tidur.

Akan tetapi, idealnya penggunaan pembalut disarankan hanya tiga hingga lima jam, kemudian perempuan harus menggantinya dengan yang baru. Namun, penggantian pembalut ini pun tetap harus disesuaikan dengan derasnya darah yang mengalir keluar.

Jika penggunaan pembalut terlalu lama, bakteri tidak baik yang ada pada vagina terus tumbuh, dan pembalut dapat menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri dan menyebabkan infeksi pada vagina. Lebih parahnya lagi, jika sudah terinfeksi bakteri bisa naik ke rahim, saluran telur, dan indung telur, penyebab utama ketidaksuburan.

“Jika tampon atau pembalut dirasa sudah penuh, maka harus diganti yang baru. Jadi penting bagi tiap perempuan untuk mengetahui aliran darah yang keluar dari dalam tubuhnya saat menstruasi,” jelas Dr Nazzim Siddi Ganie, seorang dokter di Universitas Rumah Sakit Akademik di Bloemfotein. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: