Search
Kamis 15 November 2018
  • :
  • :

Obesitas Picu Gejala Kanker Payudara

Starberita – Jakarta, Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk di jaringan payudara. Tumor ganas merupakan kumpulan sel kanker yang berkembang secara cepat ke jaringan di sekitarnya atau menyebar ke bagian tubuh yang lebih jauh. Penyakit ini terjadi hampir selalu pada wanita namun dapat terjadi pula pada pria.

Dokter Jessica Lepianda dari Genetics Indonesia mengatakan, gaya hidup sehat berperan besar untuk menghindari terkena kanker. Terlebih perempuan yang miliki obesitas, beresiko terkena kanker.

”Perubahan gaya hidup seperti lebih rutin berolahraga, pola makan sehat, dan diet untuk menurunkan berat badan bagi mereka yang obesitas dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker,” kata Jessica di Jakarta.

Perubahan gaya hidup juga mencakup pembatasan konsumsi minuman beralkohol, tidak merokok, istirahat yang cukup, serta menghindari stres.

Mencegah kanker juga dapat dilakukan dengan menghindari zat-zat karsinogen yaitu zat atau paparan yang dapat memicu terjadinya kanker seperti bahan-bahan dalam rokok, pewarna makanan, makanan yang dimasak dengan cara dibakar atau dipanggang, produk daging olahan (ham, sosis dan daging asap), radiasi matahari, radiasi dari peralatan medis dan lainnya.

”Memanggang daging dapat menyebabkan bahan makanan tersebut menjadi bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker. Mengukus atau merebus merupakan cara terbaik dalam mengonsumsi makanan,” kata dia.

Jessica menerangkan, kanker payudara berisiko menyerang perempuan. Diperkirakan angka kejadian di Indonesia 12/100.000 perempuan. Deteksi dini dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya BRCA Sreening.

BRCA1 dan BRCA2 merupakan gen yang memproduksi tumor suppressor protein, bertugas untuk memperbaiki DNA rusak dan mengontrol pertumbuhan sel-sel di dalam tubuh.

”Ketika terjadi mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2, pertumbuhan sel-sel menjadi tidak terkontrol, yang kemudian dapat berkembang menjadi sel kanker,” ujarnya.

Menurut Jessica, pemeriksaan genetik BRCA Screening dapat dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang memiliki mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2. Pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, yakni hanya dengan menggunakan sampel DNA yang diperoleh dari olesan bagian dalam pipi. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan