Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Pemko Medan Telah Lakukan Sejumlah Langkah Tangani Banjir & Genangan Air
Search
Kamis 24 Oktober 2019
  • :
  • :

Pemko Medan Telah Lakukan Sejumlah Langkah Tangani Banjir & Genangan Air

Starberita – Medan, Walikota Medan, Dzulmi Eldin, mengatakan Pemerintah Kota Medan telah melakukan langkah-langkah dalam penanganan masalah banjir yang terjadi di Kota Medan, seperti normalisasi saluran sekunder, melakukan fungsi  lubang inlet di jalan, melakukan gotong royong bersama masyarakat serta unsur TNI/POLRI untuk membersihkan saluran drainase.

“Serta berkoordinasi  dengan Balai Wilayah Sungai  (BWS) Sumatera II dalam rangka penanganan banjir,” kata Walikota dalam nota jawabannya terhadap pemandangan fraksi-fraksi di DPRD Kota Medan terhadap nota pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Medan TA 2019 dalam sidang paripurna dewan, Selasa (6/11/2018) yang dipimpin Ketua DPRD, Henry Jhon Hutagalaung.

Disamping itu, kata Walikota, Pemko Medan terus meningkatkan motivasi sumber daya aparatur melalui penegakan disiplin, pembangunan moral dan pengembangan profesionalisme agar semakin giat bekerja dalam mengatasi permasalahan genangan air di Kota Medan. Kemudian tetap menghimbau masyarakat agar menjaga saluran drainase supaya tidak tumpat.

“Segala langkah dan cara sudah dilakukan guna meminimalisir terjadinya banjir yang terjadi di Kota Medan. Dengan upaya yang dilakukan, alhamdulillah beberapa titik permasalahan  genangan yang terjadi akan segera surut  kurang dari 1 jam apabila hujan reda dan luas daerah genangan semakin berkurang,” kata Walikota.

Walikota mengungkapkan, penyebab tidak lancarnya aliran air terkadang bukan karena jeleknya konektivitas antara saluran tertier, sekunder dan premier, tetapi itu terjadi di sebabkan oleh sudah penuhnya saluran premier yang mengakibatkan air di saluran primer tersebut masuk ke saluran sekunder.

Selain banjir dan genangan air, papar Walikota, Pemko Medan juga telah berupaya mengkaji penerapan kebijakan strategis yang akan melibatkan seluruh instansi terkait dan seluruh pemangku kepentingan, guna meminimalkan kemacetan lalu lintas dengan mengalihkan penggunaan kendaaraan pribadi ke angkutan massal berbasis jalan melalui rencana pelaksanaan angkutan umum BRT (Bus Rapid Transit) dan berbasis rel melalui pelaksanaan pembangunan LRT (Light Rair Transit).

Jika BRT dan LRT beriperasi, Walikota, berharap dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi di Kota Medan. “Disamping itu, kita juga melakukan  penataan parkir di badan jalan terus dilaksankan bersama instansi terkait. Salah salah satu upaya yang dilakukan adalah menegakan peraturan Walikota Medan No. 70 tahun 2017 tentang Tata Cara Pemindahan/Penderekan, Penguncian, Penggembosan/Pengempesan Roda Kendaaraan,”  ungkapnya.

Terkait masalah pendidikan, Walikota, mengatakan Pemko Medan terus berkomitmen dalam membangun pendidikan yang berkualitas, khususnya dalam memberikan kesempatan yang sama bagi siswa yang kurang mampu. Kemudian pemberian bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa bagi siswa miskin tetap dialokasikan, tentu dengan optimalisasi pemanfaatan potensi yang tersedia.

“Pemko Medan dengan dengan optimalisasi potensi yang tersedia berusaha untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, baik melalui penambahan sarana yang dibutuhkan maupun perbaikan yang sudah ada sebelumnya. Dengan begitu diharapkan mampu membantu sekolah dalam mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan itu sendiri sebagai salah satu indikator penting dalam mewujudkan tercapainya mutu pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya.

Walikota juga mengungkapkan, Pemko Medan secara berkesinambungan memprioritaskan anggaran yang ada untuk perbaikan infrastruktur ,termasuk perbaikan taman dan lampu penerangan jalan umum, serta bekerja sama dengan pihak lain melalui dana CSR (Corporate Sosial Responsibility).

Usai penyampaian nota jawaban, selanjutnya pimpinan DPRD bersama para Ketua Fraksi dan perwakilan Pemko Medan menyepakati mekanisme pembahasan R-APBD sebelum disahkan menjadi APBD TA 2019. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: