Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – 2019, Seluruh Puskesmas di Madina Wajib Akreditasi
Search
Kamis 14 November 2019
  • :
  • :

2019, Seluruh Puskesmas di Madina Wajib Akreditasi

Starberita – Panyabungan, Pemerintah kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Kesehatan setempat mewajibkan seluruh Puskesmas di kabupaten tersebut memiliki akreditasi pada tahun 2019. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Madina, dr. Syarifuddin Nasution.

“Bila seluruh puskemas yang ada di Kabupaten Madina tidak terakreditasi maka kelas puskemas tersebut nantinya bisa di turunkan menjadi Pustu,” terangnya.

Dia melanjutkan, selain Puskemas yang harus di akreditasi, dua rumah sakit yang ada di kabupaten Madina juga wajib diakreditasi sampai akhir 2019 mendatang.

“Di kabupaten Madina ini ada 26 Puskemas yang wajib diakreditasi. Dan untuk tahun 2018 kita menargetkan 14 puskesmas yang terakreditasi, sementara yang baru selesai terakreditasi baru 4 puskesmas pada bulan Oktober kemarin.”

Dia mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan akreditasi tersebut pada bulan November dan Desember 2018. “Ada sejumlah 10 puskesmas lagi. Dan untuk 12 puskesmas lagi akan kita ajukan untuk tahun 2019 mendatang kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, puskesmas yang wajib diakreditasi ini tidak hanya di berlakukan di Kabupaten Madina ini saja, melainkan di seluruh indonesia sesuai program Kemenkes. Lalu setelah puskesmas tersebut terakreditasi, akan ada lanjutnya dengan reakreditasi. Reakreditasi itu adalah tindakan mengevaluasi kembali puskesmas yang telah terakreditasi.

“Disini saya meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Madina dan tim medis, semoga seluruh Puskesmas di Kabupaten Madina ini bisa lolos akreditasi, agar pelayanan di puskemas bisa meningkat,” ujarnya. (sbc-05/drh)




Tinggalkan Balasan

error: