Search
Sabtu 4 Juli 2020
  • :
  • :

Ratusan Juta Terkumpul Untuk Korban Bencana di Malam Puncak PRB Nasional 2018

Starberita – Medan, Gubsu, Edy Rahmayadi dan Wagubsu, Musa Rajekshah (Ijeck) adakan jamuan makan malam selamat datang pada malam puncak Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nasional tahun 2018 di rumah dinas Gubsu Jalan Sudirman 41 Medan, belum lama ini.

Pada kesempatan tersebut juga diadakan penggalangan donasi untuk korban bencana di Lombok, Palu dan Donggala. Malam itu terkumpul kurang lebih 400 juta donasi dari tamu undangan yang hadir. Wagubsu mengatakan penggalangan dana tersebut diharapkan dapat membantu korban bencana yang membutuhkan saat ini.

“Semoga donasi yang dikumpulkan malam ini bisa disalurkan kepada yang membutuhkan,” kata Ijeck.

Diharapkan pula, penggalangan dana tidak hanya berhenti pada saat itu saja. Menurutnya, selanjutnya korban bencana membutuhkan recovery dalam waktu beberapa tahun ke depan.

“Semoga bantuan seperti ini tidak hanya terkumpul melalui hanya forum seperti ini saja,” tuturnya.

Ijeck mengimbau seluruh masyarakat termasuk apra stakeholder siap menghadapi bencana. “Kita wajib mempersiapkan diri segala sesuatu hal, paling tidak kita sudah siap tanggap bencana ini,” imbaunya.

Ia pun mengapresiasi PRB nasional yang diadakan di Sumatera Utara pada 19 – 26 Oktober 2018. Menurutnya acara tersebut memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya Sumatera Utara.

“Semoga acara ini memberikan manfaat bagi kami dan seluruh relawan penanggulangan bencana yang acara itu,” ujarnya.

Selain itu, Ijeck juga mengapresiasi kerja Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan BPBD yang selama ini selalu bekerja bersama saat bencana terjadi. Terkait bencana banjir bandang yang terjadi di Mandailing Natal, Ijeck mengimbau masyarakat agar menjaga lingkungan agar tidak rusak. Dikatakannya, salah satu penyebab banjir bandang adalah pembalakan hutan. Selain itu, Ijeck juga meminta masyarakat tidak membanun rumah di daerah rawan bencana.

“Ini perlu sama-sama kita perhatikan,” ungkapnya.

Ijeck juga mengucapkan duka cita sedalamnya bagi para korban bencana yang saat ini terjadi di Indonesia. “Kita semua turut berdoa dan ikut berduka atas kejadian bencana dan kami mengimbau dan berharap seluruh korban walaupun kita tahu duka ini tidak semudah yang kita bayangkan tapi harus kita tabah menghadapinya,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dody Ruswandi mengatakan PRB 2018 merupakan momentum untuk memeriksa kesiapan terhadap bencana yang tidak pernah bisa diprediksi. Kata Dody, ada 2 agenda besar yang diadakan di PRB Nasional 2018 diantaranya rakor nasional dan forum bulan PRB.

“Kami yakin dengan adanya forum ini, akan semain meningkatkan kesadaran kita, mudah-mudahan awareness kita terhadap bencana semakin meningkat,” ungkapnya.

Dikatakan Dody, forum banyak belajar dari bencana yang ada di Sumatera Utara, misalnya bencana Sinabung. Katanya, Sinabung adalah bencana yang aneh.

“Karena gunungnya tidak pernah berhenti selama 5 tahun, kami banyak belajar di sini, kami diskusikan juga di forum,” katanya.

Kepala Bagian Umum PT Perkebunan Nusantara III Tengku Rinel yang mewakili perusahaannya untuk ikut berdonasi mengatakan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Sumut khsusnya perkebunan kepada korban bencana.

“Semoga daerah atau korban bencana di Palu maupun Lombok bisa pulih kembali,” katanya.

Untuk menggalang dana donasi, pada kesempatan tersebut diundang para pimpinan Badan Usaha Milik Negara dan Daerah, Pimpinan Bank, serta pengusaha besar yang ada di Sumatera Utara. Selanjutnya terkumpul donasi kurang lebih 400 juta.

Donasi tersebut dikumpulkan dengan melelang foto para fotografer yang dikirim ke lokasi bencana di Lombok. Setelah terkumpul, Aksi Cepat Tanggap akan menyalurkan dana bantuan tersebut pada korban bencana. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: