Search
Selasa 7 Juli 2020
  • :
  • :

Ini 5 Fakta Bakteri E Coli Wajib Disimak

Starberita – Jakarta, Belasan murid dan guru SDIT Depok keracunan air sumur. Mereka diduga terpapar bakteri e coli yang menyebabkan diare, muntah dan dampak lain.

Bakteri e coli umumnya tidak berbahaya dan ditemukan dalam usus besar manusia. Namun, pada kondisi tertentu, misalnya pada air sumur bakteri tersebut berkembang biak dan harus dimatikan supaya aman.

Nah, soal insiden keracunan yang melanda masyarakat Depok itu terbilang wajar. Air sumurnya ditengarai dalam kondisi kotor, lalu timbul habitat e coli.

Terlepas dari itu, Anda juga harus tahu fakta-fakta menarik lainnya tentang e coli, yang juga harus diwaspadai. Berikut lima ulasannya yang bisa disimak.

Kondisi bencana alam dapat menyebabkan kontaminasi e coli

Bencana alam seperti banjir, gempa bumi, hingga tsunami dapat menyebabkan pasokan air minum publik menjadi terkontaminasi bakteri. Biasanya e coli merembes ke sumber air yang biasa dipakai. Jika tidak dipantau, maka bisa sebabkan orang keracunan dan masalah kesehatan lain.

E coli ada di air hujan, sungai dan air sumur

Curah hujan yang membasahi bumi bisa juga menyebarkan e coli. Begitu pun dengan air sungai, danau, atau sumber air sumur di pemukiman. Makanya Anda dilarang untuk menyentuh air tersebut. Khusus, air sumur sebelum dikonsumsi lebih sehat airnya direbus lebih dulu agar e coli mati.

Infeksi e coli bahaya bagi anak-anak dan lansia

Sementara siapa pun dapat terinfeksi E.coli, anak-anak di bawah usia lima tahun, orang tua, wanita hamil, dan mereka yang sistem kekebalannya lemah memiliki risiko lebih besar terjadap penyakit ini. Malahan mereka juga bisa mengalami komplikasi yang parah sekali.

Gejala e coli bisa muncul sedikit sekali sehari

Jika biasanya gejala penyakit lain memerlukan waktu 3-8 hari muncul, nah seseorang yang menelan air yang terkontaminasi e coli mungkin merasa sakit lebih cepat dari itu. Gejala infeksi dapat muncul hanya dalam 1-2 hari. E coli akan menghasilkan racun kuat, yang dapat menyebabkan kram perut parah, muntah, dan masalah gastrointestinal lainnya.

E coli bisa mati dengan teknologi khusus

Sistem penyaringan air komersial berkualitas yang menggunakan karbon aktif dan teknologi UV, dapat secara efektif menghilangkan e coli dari air minum dikonsumsi. Tentunya, yang bisa menggunakan teknologi tersebut perusahaan air minum yang besar. Nah, kalau cara rumahan, Anda bisa merebus air lebih dulu agar semua cemaran e coli hilang. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: