Search
Kamis 20 Juni 2019
  • :
  • :

Pelayanan Publikasi MTQ Nasional Tak Sesuai Harapan, Kadis Kominfo Harus Dievaluasi

Starberita – Medan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) prihatin terhadap pelayanan Media Centre dalam menginformasikan seluruh pelaksanaan MTQ Nasional yang digelar di Sumut.

Hal ini dikarenakan sanking banyaknya website yang tidak terbuka yang digunakan untuk menyebarluaskan informasi kegiatan akbar tersebut.

“Kami menilai pelayanan publikasi yang ditampilkan oleh Pemprovsu seperti tidak sesuai dengan yang sudah dianggarkan oleh DPRD,”kata Ketua Komisi DPRD Sumut, HM Nezar Djoeli, ST kepada wartawan di Medan, Senin (15/10/2018).

Bahkan, Lanjut Nezar, selain tidak terbukannya wibsite yang dimiliki oleh Pemprovsu, banyak juga rekan-rekan Pers yang mengadu ke DPRD Sumut tentang adanya pemotongan anggaran yang diperuntukkan, terutama bagi wartawan yang bertugas sebagai fotografer.

“Boleh kita lihat sama-sama dan silahkan investigasi, begitu juga kepada auditor BPK RI untuk masuk kedalam untuk melihar langsung, sesuai tidak apa yang dianggarkan DPRD dengan yang diterima oleh masing masing person,” tuturnya.

Tentunya, masih kata Nezar, secara tidak langsung, dampak dari itu akan mendambah preseden buruk jalannya Pemprovsu. Seharusnya, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumut dapat mengendalikan dan memback up segala kegiatan gubernur dan wakil gubernur.

“Ada kesan, Diskominfo Sumut melakukan pembiaran atas pemerintahan yang sekarang ini, jauh beda di zaman Tengku Erry, seluruhnya dapat di back up. Selai itu, saya juga melihat ada ketidakseriusan Diskominfo Sumut atas pengelolaan informasi kegiatan Gubsu dan Wagubsu. Untuk itu,m Diskominfo harus segera evaluasi, setidaknya tidak memakai lagi orang-orang yang ada di Dinas tersebut,” tegasnya.

Nezar juga mengungkapkan, bahwa sistim teknologi informasi yang dipakai dalam kegiatan MTQ tersebut, apakah layak untuk menyajikan infomrasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat Sumut, khususnya diluar pulau Sumatera secara baik.

“Kalau dilihat, sangat memalukan dan perlu dilakukan audit investigasi atas kegiatan yang dilakukan oleh Diskominfo Sumut,” pintanya.

Untuk itu, ungkap Politisi Partai NasDem ini, pihaknya akan segera memanggil Kadis Kominfo Sumut untuk menjelaskan laporan daerah-daerah mana yang terbuka atas wibsite MTQ tersebut.

“Karena berdasarkan informasi dari daerah, banyak wibsite yang tidak dapat dibuka. Mulai dari Media Online maupun Youtube,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A Muhri Fauzi Hafiz mengatakan, meskipun perhelatan MTQ Nasional sudah selesai, namun proses pertanggungjawaban tetap berjalan.

“Kami akan mendorong BPK RI dan Inspektorat Sumut untuk melakukan audit investigasi, serta melakukan evaluasi seluruh program yang terlaksana di Diskominfo Sumut dalam kegiatan MTQ. Kalau saya melihat, pasti banyak orang, baik di Sumut maupun diluar Sumut kecewa atas publikasi yang dilkaukan oleh Diskominfo Sumut. Namun, karena penghormatan pada acara tersebut, protes itu tidak keluar. Namun demikian, kita akan segera memanggil Kadis Kominfo Sumut untuk segera menjelaskan seluruh program yang sudah terlaksana, meskipun gebyar MTQ sudah selesai,” pungkasnya. (sbc-03)

 




Tinggalkan Balasan

error: