Search
Sabtu 15 Desember 2018
  • :
  • :

Waspada, Gigi yang Tak Sehat Bisa Sebabkan 8 Penyakit Ini

Starberita – Jakarta, Menjaga kesehatan gigi merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh setiap orang. Pasalnya, gigi merupakan bagian tubuh sensitif yang berperan penting dalam kehidupan manusia. Selain untuk estetika, gigi juga memiliki fungsi utama untuk mengunyah setiap makanan yang dikonsumsi manusia.

Tanpa adanya gigi, tentu manusia tidak bisa menghancurkan makanan dengan sempurna dan berakhir pada masalah sistem pencernaan. Selain itu, jika Anda tidak rajin dalam menjaga kebersihannya, maka sakit gigi bisa menjadi penyakit berbahaya yang akan membuat Anda menderita.

Namun, apakah kesehatan gigi akan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh lainnya? Jawabannya adalah ya, meskipun organ tubuh Anda dan indera bekerja dengan cara yang berbeda, namun semuanya saling berhubungan satu sama lain.

Merawat gusi dan gigi Anda dengan buruk akan menyebabkan bakteri menumpuk. Menyikat gigi dan flossing setiap hari dapat menjaga bakteri ini tetap terkendali dan dapat menurunkan kemungkinan kerusakan gigi dan penyakit gusi lainnya seperti radang gusi, sariawan, mobilitas gigi, dan lainnya.

Penyakit periodontal dan karies gigi adalah dua penyebab paling umum dari penyakit kesehatan mulut. Karies gigi paling umum terjadi pada anak-anak dan penyakit periodontal adalah penyebab paling umum kehilangan gigi di kalangan orang dewasa.

Sebuah pernyataan dari Surgeon General mengungkapkan bahwa kesehatan mulut adalah pintu gerbang menuju kesehatan umum dan kesejahteraan. Bagaimana kesehatan gigi memengaruhi keseluruhan kesehatan, berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang disebabkan oleh gigi yang buruk.

Ini beberapa masalah kesehatan yang bisa disebabkan oleh gigi buruk.

  1. Diabetes

Diabetes dan penyakit periodontal saling berhubungan. Ketika mulut Anda meradang, tampaknya melemahkan kemampuan tubuh untuk mengontrol kadar gula darah. Orang diabetes mengalami kesulitan memproses gula karena insulin yang tinggi, hormon yang mengubah gula menjadi energi. Dan ketika kadar gula darah meningkat, itu membuka jalan bagi infeksi gusi.

  1. Penyakit kardiovaskular

Penyakit gusi dan penyakit jantung sering menyatu. Menurut Asosiasi Gigi Wisconsin, mengatakan 91 persen pasien penyakit jantung memiliki penyakit periodontal dibandingkan dengan 66 persen orang yang tidak memiliki penyakit jantung.

Jutaan bakteri terakumulasi dalam timbunan plak dan batu di mulut dan bergerak ke aliran darah menyebabkan peradangan di pembuluh darah. Hal ini meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke karena lebih sedikit darah yang mengalir ke jantung dan bagian lain dari tubuh yang bisa meningkatkan tingkat tekanan darah.

  1. Endokarditis

Endokarditis adalah infeksi yang terjadi di lapisan dalam bilik jantung dan katup jantung. Menyikat gigi atau aktivitas mulut lainnya yang menyebabkan perdarahan gusi menyebabkan jutaan bakteri atau kuman lain dari mulut masuk ke aliran darah. Darah yang terinfeksi dan berjalan menuju ke jantung mengarah ke endokarditis.

  1. Infeksi pernafasan

Menurut Yayasan Kesehatan Gigi, kebersihan mulut yang buruk bisa menjadi penyebab lain infeksi pernapasan karena bakteri di dalam mulut berhubungan dengan penyakit paru-paru. Para ahli dari Yale University School of Medicine menemukan beberapa perubahan pada bakteri di mulut yang mendahului perkembangan pneumonia pada pasien rumah sakit.

. Obesitas

Menurut American Dental Education Association, ada hubungan antara obesitas dan kesehatan mulut, mulai dari penyakit periodontal dan karies gigi hingga prosedur bedah mulut dan maksilofasial. Sebuah penelitian pada anak-anak Swedia dan dewasa dalam kaitannya dengan prevalensi karies, yang diterbitkan dalam Swedish Dental Journal, menemukan hubungan yang kuat antara obesitas dan karies gigi pada remaja dan dewasa.

  1. Osteoporosis

Osteoporosis memengaruhi tulang di kaki dan lengan serta penyakit gusi yang menyerang tulang rahang. Tulang di rahang akan berpengaruh pada gigi dan ketika tulang rahang menjadi kurang padat, kehilangan gigi dapat terjadi. Bagian tulang rahang yang mendukung gigi disebut sebagai proses alveolar.

Dalam sebuah penelitian ditemukan hubungan yang kuat antara hilangnya tulang alveolar dan peningkatan kehilangan gigi. Wanita dengan osteoporosis tiga kali lebih mungkin mengalami kehilangan gigi dibandingkan mereka yang tidak memiliki penyakit ini.

  1. Kehamilan

Infeksi periodontal dapat menimbulkan ancaman pada unit janin-plasenta dan menyebabkan hasil kehamilan yang kurang baik. Penyakit ini bertanggung jawab untuk menyebabkan inflamasi kronis dalam tubuh yang memicu mekanisme inflamasi yang terkait dengan hasil persalinan prematur.

  1. Masalah pencernaan

Jika Anda mengira acid reflux dan sembelit menyebabkan masalah pencernaan, maka Anda salah. Penyakit gusi juga bisa menyebabkan masalah perut. Kehadiran bakteri jahat di mulut menyebabkan gusi yang meradang yang pada akhirnya menyebabkan penyakit gusi.

Jadi, ketika Anda mengunyah makanan Anda dan menelan bakteri jahat itu turun ke saluran pencernaan bersama dengan makanan, ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam sistem pencernaan. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: