Search
Kamis 18 Oktober 2018
  • :
  • :

Pansus Mulai Godok Ranperda PUD Pasar

Starberita – Medan, Anggota DPRD Kota Medan yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar bersama jajaran Direksi PD Pasar Kota Medan, Rabu (10/10/2018)  mulai menggodokan pembahasan Ranperda.

Ketua Pansus, Hendra DS, bersama sejumlah anggota Pansus dan jajaran Direksi PD Pasar sepakat melahirkan Perda yang mampu menguatkan wewenang perusahaan mengelola lebih baik. Perubahan Perda dari PD Pasar ke PUD Pasar bertujuan mengelola dan menata pasar lebih baik.

Hendra DS mengatakan, dengan Perda yang baru dupastikan akan menguatkan hak dan wibawah Direksi PD Pasar melakukan kebijakan pengelolaan aset dan permodalan. “Kita berharap PD Pasar dapat mandiri mengelola aset. Masalah permodalan tetap didorong berinovasi melakukan pengembangan dan mendapatkan sumber PAD,” ujar Hendra.

Sementara Dirut PD Pasar, Rusdy Sinuraya, mengatakan melalui perubahan Perda diharapankan, PD Pasar dapat lebih luas memiliki wewenang mengelola pasar serta pedagang.

“Kami (PD Pasar-red) ingin memiliki wibawah dan martabat. Perusahaan agar punya wibawah. Kami ingin melakukan pembinaan pedagang dan pegawai dari bawah. Dukung dan bimbing lah kami, awasi serta arahkan,” ujar Rusdy.

Disisi lain, Rusdy, mengharapkan dalam penetapan Perda nantinya agar dimasukkan pasal yang mengatur larangan berjualan ayam atau ikan di pinggir jalan depan pasar. Sebab, selama ini jenis dagangan itu terbukti menjadikan pasar jorok dan kumuh. “Kita berkomitmen akan menjadikan pasar yang bersih dan modern. Maka jenis dagangan seperti itu akan ditentukan kita lokasi dan tempatnya,” sebut Rusdy.

Terkait peningkatan PAD, Rusdy, mengaku sudah melakukan berbagai terobosan. Seperti masalah penanganan jaga malam di pusat pasar. Selama ini soal jaga malam diserahkan kepada pihak ketiga dan hanya menerima Rp51 juta per bulan.

Namun setelah jaga malam ditangani langsung oleh PD Pasar terbukti dapat berkontribusi sekitar Rp200 juta per bulan. ” Hal hal seperti itu yang kami gali saat ini,” terang Rusdy seraya menambahkan PD Pasar memperoleh PAD sebesar Rp1,4 miliar dan Rp700 juta diserahkan ke Pemko Medan sesuai perjanjian. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: