Search
Senin 17 Desember 2018
  • :
  • :

Kapoldasu & Walikota Medan Tinjau Pusat Pasar & Pasar Petisah

Starberita – Medan, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu), Irjen Agus Andrianto bersama Walikota Medan, Dzulmi Eldin, Selasa (9/10/2018) meninjau Pusat Pasar dan Pasar Petisah.

Selain ingin mengecek harga bahan kebutuhan pokok, peninjauan juga dilakukan untuk mengetahui apa yang menjadi keluhan para pedagang selama ini. Selanjutnya  hasil peninjauan akan ditindaklanjuti dengan melakukan langkah-langkah antisipasi.

Dari hasil peninjauan yang dilakukan, harga bahan kebutuhan pokok cenderung stabil. Kenaikan harga hanya terjadi pada dua komoditi saja yakni cabai merah dan cabar rawit. Untuk cabai merah, harga naik di kisaran Rp42.000/kg, sebelumnya harga hanya Rp34.000/kg. Sedangkan harga cabai rawit lebih ‘pedas’ lagi yakni Rp50.000/kg, sebelumnya di kisaran Rp30.000-33.000/kg.

Los ikan di Pusat Pasar pertama kali dikunjungi  Kapolda Sumut dan Walikota beserta rombongan setibanya di pasar yang pertama kali dibuka pada 1 Maret 1933 tersebut. Saat menanyakan harga ikan, sejumlah pedagang langsung menyampaikan keluhan kepada Kapolda Sumut dan Walikota.

Selain mengeluhkan kondisi bangunan los ikan, para pedagang juga mengaku penghasilan berkurang karena pembeli yang datang sedikit. Menurut Bilsan (43), selaku Sekretaris Pedagang Pusat Pasar Ikan Basah (PPIB), kondisi itu terjadi karena banyak pedagang ikan yang menggelar lapak di Jalan  Bulan.

“Tentu saja warga lebih memilih membeli ikan basah di Jalan Bulan. Kalau membeli kemari, warga harus membayar parkir progresif yang hitungannya per jam apabila membawa kenderaan bermotor . Untuk itulah kami berharap agar pedagang ikan di Jalan Bulan segera ditertibkan!” kata Bilsan mewakili pedagang ikan basah.

Kepada para pedagang, Kapolda Sumut dan Walikota berjanji akan segera menindaklanjuti keluhan mereka. Keduanya menegaskan, pedagang ikan di Jalan Bulan segera ditertibkan karena kawasan itu bukan tempat berjualan. Pedagang ikan basah pun medngucapkan terima kasih dan berharap penertiban dilakukan secepatnya.

Setelah itu dilanjutkan dengan meninjau tempat penjualan ayam potong.  Menurut pengakuan para pedagang, harga jual ayam potong tidak naik, dijual Rp26.000/kg. Harga itu bisa turun Rp1.000 apabila tidak diikuti kaki dan kepala. Setelah itu dilanjutkan  dengan mengecek harga sayuran. Selain cabai merah dan cabai relatif, harga komiditi lainnya relatif stabil seperti  bawang merah Rp20.000/kg, bawang putih Rp20.000/kg serta  tomat Rp11.000/kg.

Untuk harga telur ayam buras, harga juga stabil sebab  penjualannya hanya di kisaran Rp1.100-1.300/butir. “Kalau telur berukuran jumbo, barulah harganya kita jual Rp1.400/butir. Sudah itu stok untuk telur ayam buras cukup banyak sehingga harga kecil kemungkinan naik,” ungkap Roni Uli, salah seorang pedagang telur.

Begitu juga dengan harga daging sapi, pedagang yang ditemui Kapolda Sumut dan Walikota mengaku tidak ada mengalami kenaikan, harga stabil Rp110.000/kg dan harga daging kambing Rp90.000/kg.  Kemudian harga beras pun stabil, beras jenis IR 64 dijual Rp11.000/kg dan beras medium Rp10.000/kg.

Peninjauan di Pusat Pasar diakhiri  dengan mendatangi Kedai Kita yang didirikan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan, PD Pasar, Perum Bulog serta BI Perwakilan Sumut. Pasalnya,  kehadiran Kedai Kita untuk menjaga stabilitas harga di Kota Medan. Di samping itu juga memberikan kepastian harga yang sebenarnya, terutama bahan kebtuhan pokok. 

Jangan Main Api

Menurut Kapolda Sumut, mereka akan mencari tahu mengapa harga cabai merah maupun rawit naik di pasaran. “Apakah mungkin karena faktor hujan, kita akan mencari kira-kira apa ada fakltor lain yang menyebabkan harga cabai merah dan rawit mengalami kenaikan. Untuk harga kebutuhan pokok lainnya dari hasil peninjauan yang dilakukan relatif stabil,” jelas Kapolda Sumut.

Disamping itu tambah Kapolda Sumut, Perum Bulog beserta yang lainnya ada mendirikan Kedai Kita yang bertujuan untuk menstabilkan harga. Oleh karenanya Kapolda Sumut menghimbau kepada masyarakat yang hendak pergi berbelanja agar lebih dahulu mengecek harga di Kedai kita sehingga mengetahui harga yang sebenarnya berlaku di pasar.

Terkait dengan keluhan pedagang ikan basah mengenai adanya pedagang ikan yang berjualan tidak pada tempatnya di kawasan Jalan Bulan, Kapolda Sumut langsung menegaskan segera melakukan penertiban.  “Untuk  itulah kita turun hari ini guna mengetahuin apa yang menjadi masalah dan menyelesaikannya,” tegasnya.

Sementara, Walikota, mengatakan peninjauan yang dilakukan bersama Kapolda Sumut untuk mengetahui kondisi pasar yang tengah terjadi saat itu. Dari hasil peninjauan yang dilakukan, segera dilakukan tindaklanjut untuk mengatasinya, termasuk kenaikan harga cabai merah dan rawit serta keluhan pedagang ikan basah di Los Pasar Ikan Basah Pusat Pasar.

“Kita  mengingatkan kepada para pedagang maupun spekulan agar tidak ada lagi yang ‘main api ‘ untuk bisa membuat  kondisi Kota Medan tidak aman dan nyaman menyusul terjadinya kenaikan harga. Melalui OPD terkait, kita akan terus berupaya agar harga-harga bahan kebutuhan pokok tetap stabil. Oleh karenanya kita akan terus melakukan pengawasan melalui Tim Ketahanan Pangan Pemko Medan, TPID Kota Medan beserta Polrestabes Medan dan Polda Sumut,” kata Walikota.

Setelah itu Kapolda Sumut dan Walikota beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke Brastagi Super Market Jalan Imam Bonjol Medan. Selain mengecek harga bahan kebutuhan pokok, Kapolda Sumut dan Walikota juga memerikan expired  makanan dan minuman yang dijual guna memastikan benar-benar layak konsumsi.

Selanjutnya peninjauan diteruskan ke Pasar Petisah, harga bahan kebutuhan pokoh relatif stabil dan tidak jauh dengan harga di Pusat Pasar. Kenaikan hanya terjadi pada cabai merah yang kini dijula Rp49.000/kg dan cabai rawit Rp45.000/kg. Sedangkan harga bawang merah Rp20.000/kg, tomat Rp10.000/kg, daging sapin Rp119.000/kg, daging kambing Rp80.000/kg dan ayam potong Rp29.000/kg. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: