Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Tolak Lokasi Penampungan, Eks Pedagang Pasar Aksara Datangi DPRD Medan
Search
Rabu 23 Oktober 2019
  • :
  • :

Tolak Lokasi Penampungan, Eks Pedagang Pasar Aksara Datangi DPRD Medan

Starberita – Medan, Pedagang eks Pasar, Selasa (18/9/2018) mendatangi Gedung DPRD Kota Medan untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Kota Medan. Para pedagang menolak lokasi penampungan yang disediakan PD Pasar Kota Medan untuk mereka.

“Hampir 2 tahun sejak kebakaran Pasar Aksara, kami sakit dan terlantar tidak tahu berjualan kemana. Sangat disayangkan, saat pengusuran kami dibilang pedagang kaki lima dan dipaksa sampai jatuh korban yang sekarang masih dirawat,” ungkap pedagang kepada Ketua Komisi C, Hendra DS, didampingi Dame Duma Sari Hutagalung dan Modesta Marpaung, yang menerima mereka.

Mewakili pedagang, Sinulingga, hanya berharap adanya tempat yang layak bagi pedagang. “Sampai sekarang tidak ada solusi apapun dari PD Pasa. Kami diberikan tempat, tapi tidak layak lokasinya,” katanya.

Sejumlah pasar penampungan yang diberikan PD Pasar, kata Sinulingga, tidak layak untuk berjualan. “Lokasi di Jalan Mesjid misalnya, disana ada dua rumah ibadah, sekolah dan akses jalan juga sempit. Jadi, benar-benar tidak layak,” ujarnya.

Menurut pedagang, lokasi penampungan yang diberikan PD Pasar merupakan pasar yang tidak layak. “Pasar-pasar itu pasar bangkai milik Pemko Medan yang tidak layak dan tidak laku. Kalau kami di tempat yang disampaikan itu, jelas kami memulai dari bawah lagi mencari pelanggan dan mengeluarkan ongkos lagi,” kata para pedagang.

Pemko Langgar Perintah Presiden

Sementara, Saut Turnip, menambahkan pihaknya sudah mengadukan persoalan tersebut kepada Presiden Republik Indonesia yang menyatakan akan turun kembali tanggal 6 Oktober 2018 mendatang.

“Saat Pasar Aksara ditinjau Presiden ketika berada di Medan langsung memberikan perintah untuk dibangun, tapi sampai sekarang tidak ada satupun yang dibangun. Kami pedagang memang salah sudah melanggar peraturan, tapi lebih fatal Pemko Medan melanggar perintah langsung Presiden. Kami sudah melapor kembali kepada Presiden melalui Deputinya yang merencanakan tanggal 6 Oktober saat acara MTQ akan ke Pasar Aksara,” katanya.

Sementara, Arifin Rambe, mewakili PD Pasar menyatakan saat itu jumlah seluruh pedagang Pasar Aksara yang sudah terdata sebanyak 772 dengan jumlah yang aktif sekitar 775 pedagang. “Untuk solusi, pedagang sudah kami usulkan beberapa pasar baik Pasar Sambu dan lainya,” ucapnya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: