Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Dewan Rekomendasikan Pedagang Tetap Berjualan di Lahan Pasar Aksara
Search
Jumat 23 Agustus 2019
  • :
  • :

Dewan Rekomendasikan Pedagang Tetap Berjualan di Lahan Pasar Aksara

Starberita – Medan, Komisi C DPRD Kota Medan merekomendasikan kepada Pemko Medan, termasuk PD.Pasar untuk menampung pedagang Pasar Aksara tetap berjualan di lahan eks Pasar Aksara pasca penggurusan yang dilakukan Pemko Medan baru-baru ini.

“Perlu kami sampaikan pedagang Pasar Aksara bukan pedagang kaki lima. Mereka harus tetap bisa berjualan kembali di area lahan eks Pasar Aksara. Kami akan segera surati Pemko Medan agar bisa diteruskan kepada PD Pasar,” kata Ketua Komisi C, Hendra DS, didampingi Dame Duma Sari Hutagalung dan Modesta Marpaung ketika membacakan rekomendasi hasil rapat dengar pendapat dengan pedagang dan PD Pasar, Selasa (18/9/2018).

Sebelumnya dalam RDP, pedagang mengungkapkan hampir 2 tahun sejak kebakaran Pasar Aksara, terlantar dan tidak tahu berjualan kemana. “Sangat disayangkan, saat pengusuran kami dibilang pedagang kaki lima dan dipaksa sampai jatuh korban yang sekarang masih dirawat,” ungkap pedagang.

Sinulingga menyampaikan, hanya berharap adanya tempat yang layak bagi pedagang. “Sampai sekarang tidak ada solusi apapun dari PD Pasa. Kami diberikan tempat, tapi tidak layak lokasinya,” katanya.

Sejumlah pasar penampungan yang diberikan PD Pasar, kata Sinulingga, tidak layak untuk berjualan. “Lokasi di Jalan Mesjid misalnya, disana ada dua rumah ibadah, sekolah dan akses jalan juga sempit. Jadi, benar-benar tidak layak,” ujarnya.

Menurut pedagang, lokasi penampungan yang diberikan PD Pasar merupakan pasar yang tidak layak. “Pasar-pasar itu pasar bangkai milik Pemko Medan yang tidak layak dan tidak laku. Kalau kami di tempat yang disampaikan itu, jelas kami memulai dari bawah lagi mencari pelanggan dan mengeluarkan ongkos lagi,” kata para pedagang.

Pemko Langgar Perintah Presiden

Sementara, Saut Turnip, menambahkan pihaknya sudah mengadukan persoalan tersebut kepada Presiden Republik Indonesia yang menyatakan akan turun kembali tanggal 6 Oktober 2018 mendatang.

“Saat Pasar Aksara ditinjau Presiden ketika berada di Medan langsung memberikan perintah untuk dibangun, tapi sampai sekarang tidak ada satupun yang dibangun. Kami pedagang memang salah sudah melanggar peraturan, tapi lebih fatal Pemko Medan melanggar perintah langsung Presiden. Kami sudah melapor kembali kepada Presiden melalui Deputinya yang merencanakan tanggal 6 Oktober saat acara MTQ akan ke Pasar Aksara,” katanya.

Sementara, Arifin Rambe, mewakili PD Pasar menyatakan saat itu jumlah seluruh pedagang Pasar Aksara yang sudah terdata sebanyak 772 dengan jumlah yang aktif sekitar 775 pedagang. “Untuk solusi, pedagang sudah kami usulkan beberapa pasar baik Pasar Sambu dan lainya,” ucapnya.

Mendengar keterangan pedagang, Dame Duma Sari Hutagalung, membenarkan keterangan pedagang. “Contoh Pasar Glugur, disana sudah sepi. Hanya beberapa pedagang saja yang berjualan. Ini karena kondisi pulau jalan sudah ditutup serta harus memutar jauh. Jadi, solusinya jangan pedagang dipisah, kita tetap fokus di tempat awal,” kata Duma.

Senada dengan itu, Modesta Marpaung, menyatakan agar pedagang tetap di tempat awal. “Kita jangan kemana-mana, fokus kita sama pedagang. Jadi, pedagang harus di tempatnya semula,” ucapnya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: