Search
Minggu 18 November 2018
  • :
  • :

Apakah Anda Beresiko Kena Kanker Serviks? Cek Disini

Starberita – Jakarta, Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang  sering dialami oleh para perempuan. Umumnya, kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV (human papillomavirus). Infeksi HPV bisa terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia.

Virus HPV juga tidak memandang gender – bahkan 8 dari 10 pria dan perempuan dapat terinfeksi HPV yang ditularkan melalui sentuhan kulit ke kulit. Nah, apakah Anda termasuk salah satu orang yang mempunyai risiko kanker serviks?

Siapa saja yang punya risiko kanker serviks?

Semua wanita mempunyai risiko kanker serviks. Namun, mungkin yang membedakan adalah seberapa besar risiko kanker serviks pada tiap perempuan. Semakin banyak faktor pemicu kanker serviks yang Anda dimiliki, maka semakin besar risiko Anda terkena kanker serviks. Namun, bukan berarti perempuan yang tidak memiliki faktor pemicu artinya ia pasti terhindar dari kanker serviks. Seperti telah dijelaskan di atas, kanker serviks bisa terjadi pada siapapun tanpa pandang usia dan jenis kelamin.

Nah, apa saja sih faktor pemicu kanker serviks?

1. Infeksi HPV

Infeksi HPV merupakan faktor risiko  utama penyebab kanker serviks. Virus ini dapat menyebar dari satu orang ke orang lain melalui kontak kulit. Salah satu cara HPV menyebar adalah melalui hubungan seksual, termasuk seks vaginal, anal, dan bahkan oral.

Inilah kenapa, berhubungan seksual dengan banyak pasangan meningkatkan risiko Anda terhadap kanker serviks. Semakin banyak pasangan seksual Anda, semakin besar kemungkinan Anda terinfeksi HPV dan terkena kanker serviks. Selain itu, berhubungan seksual pada usia yang lebih dini juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena infeksi HPV karena pada masa remaja sejalan dengan masa pertumbuhan mereka, struktur organ serviks lebih rentan terhadap infeksi HPV.

Tak hanya kanker serviks, infeksi HPV juga dapat menyebabkan kanker vulva dan kanker vagina pada wanita. Pada pria, virus ini bisa menyebabkan kanker penis kanker anus, mulut, dan tenggorokan pada pria dan wanita.

Nah, untuk mencegah infeksi HPV, Anda bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda dengan mendapatkan vaksin HPV.

2. Mempunyai kekebalan tubuh yang lemah

Orang-orang yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah, entah itu karena kondisi bawaan, penyakit tertentu, efek samping obat-obatan, atau baru menjalani prosedur besar seperti transplantasi, memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena kanker serviks.

3. Merokok

Rokok mengandung bahan kimia penyebab kanker. Sehingga, orang yang merokok mempunyai risiko yang lebih besar untuk terkena kanker, termasuk kanker serviks. Wanita yang merokok kira-kira mempunyai risiko dua kali lebih besar terkena kanker serviks dibandingkan wanita yang tidak merokok.

Para peneliti percaya bahwa zat dalam rokok dapat merusak DNA sel serviks sehingga mendorong perkembangan sel kanker. Merokok juga dapat membuat kekebalan tubuh kurang efektif dalam melawan infeksi HPV.

4. Punya riwayat keluarga dengan kanker serviks

Jika ibu atau saudara perempuan Anda ada yang terkena kanker serviks, kemungkinan Anda terkena kanker serviks adalah 2-3 kali lebih tinggi dibandingkan jika tidak ada seorang pun di keluarga Anda yang punya kanker serviks. Beberapa penelitian menduga peningkatan risiko ini disebabkan oleh faktor keturunan yang membuat beberapa wanita kurang mampu melawan infeksi HPV dibandingkan yang lain.

Perhatikan!

Dalam melihat faktor risiko kanker serviks, sebaiknya perhatikan mana faktor risiko yang masih bisa Anda ubah atau hindari (hindari merokok dan prilakusetia terhadap pasangan/hubungan monogami ).   Tidak hanya dengan memiliki gaya hidup yang sehat, namun tindakan pencegahan juga perlu dilakukan yaitu melalui vaksinasi HPV. (sbc-02/hel)

 




Tinggalkan Balasan