Search
Selasa 25 September 2018
  • :
  • :

DPRD Medan Minta Pelaksana Proyek Bekerja Profesional

Starberita – Medan, Longsornya proyek pengerjaan Underpass Titi Kuning membuat putusnya jaringan PLN. Akibatnya, sebagian wilayah Kota Medan gelap.

Ketua Komisi D DPRD Kota Medan, Parlaungan Simangunsong, mengatakan seharisnya pengerjaan proyek underpass itu selesai Oktober mendatang, namun ternyata longsor.

“Akibatnya, warga Medan terkena imbasnya. Kemungkinan proyek akan semakin lama selesai. Saat ini saja arus lalu lintas menjadi macet,” ujar Parlaungan Simangunsong kepada wartawan di Medan melalui telepon selulernya, Kamis (13/9/2018).

Pelaksana proyek, kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat ini, harusnya bekerja profesional dengan mempelajari kontur tanah dan lainnya, sehingga tidak terjadi masalah seperti ini. “Tampaknya, para pekerja dan tim ahlinya kurang memperhatikan kontur tanah, sehingga terjadi hal seperti ini,” ujarnya.

Putusnya jaringan listrik akibat longsor itu, kata Parlaungan, sudah membuat warga Medan terganggu. “Sebenarnya, pekerjaan listrik disana sudah selesai,” ujarnya.

Parlaungan meminta para pekerja dan pemborong segera memperbaiki kondisi yang ada, sehingga proyek bisa selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik. “Bagaimanapun, underpass itu akan digunakan warga Medan, kalau kualitasnya tidak bagus, maka warga juga yang akan merasakannya,” tandasnya.

Senada dengan itu Wakil Ketua Fraksi Gerindra, Proklamasi K Naibaho, menyebutkan proyek underpass itu memang dibiayai APBN, namun penerima hasilnya adalah warga Medan.

“Pekerjaan underpass itu tidak banyak yang tahu seberapa jauh sudah penyelesaiannya. Hal ini karena kurang transparannya proyek pengerjaan underpass itu,” sebutnya.

Untuk itu, Proklamasi, meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam pengerjaan proyek itu agar segera membenahi pekerjaan underpass itu. “Belum selesai saja, sudah ada masalah. Pekerjaan selanjutnya harus dilakukan secara profesional, sehingga hasilnya bisa maksimal dan berkualitas,” pungkasnya. (sbc-02)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: