Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Mengupas Baik & Buruk Lakukan Masturbasi Bagi Kesehatan
Search
Rabu 13 November 2019
  • :
  • :

Mengupas Baik & Buruk Lakukan Masturbasi Bagi Kesehatan

Starberita – Jakarta, Kita semua tahu bahwa aktivitas masturbasi banyak dilakukan pria mau pun perempuan. Kegiatan ini dilakukan untuk memuaskan nafsu birahi.

Banyak pendapat menyatakan bahwa masturbasi itu kurang baik untuk kesehatan. Salah satu alasannya adalah nantinya sperma dalam tubuh pria akan hilang jika Anda keseringan masturbasi. Padahal, menurut Dokter Spesialis Andrologi Dr Nugroho Setiawan, Sp.And, hal tersebut salah besar.

“Pria setiap harinya menghasilkan sperma dan pernyataan sperma bakal habis kalau keseringan masturbasi itu adalah salah besar. Tidak akan hilang sperma dalam tubuh laki-laki,” paparnya.

Kemudian apakah masturbasi ini berbahaya bagi kesehatan?

Dalam penjelasannya, dr Nugroho menekankan bahwa tidak ada dampak kesehatan yang terjadi jika Anda masturbasi. Sekali pun itu masalah disfungsi ereksi. Hanya saja, masturbasi ini jika kadarnya sudah sangat “addicted” atau sangat dibutuhkan, perlu penanganan lebih lanjut. Hal yang mesti diperhatikan, jika masturbasi dilakukan dengan baik dan benar, itu malah akan membawa dampak baik bagi tubuh.

“Karena tubuh menghasilkan sperma terus menerus, maka memang sudah semestinya dikeluarkan. Bagi mereka yang belum punya pasangan, masturbasi tentu bisa jadi pilihan yang baik dibandingkan free sex,” tegasnya.

Dr Nugroho juga menambahkan bahwa jika sperma dalam tubuh tidak dikeluarkan, yang ada menumpuk di testis. Kalau sudah begini, sperma biasanya akan keluar dengan cara mimpi basah. “Nah, masturbasi itu, sebelum waktunya dikeluarin, spermanya sudah keluar duluan. Ini tidak kenapa-kenapa,” tambahnya.

Sementara itu, Anda mesti tahu kalau masturbasi itu ada dua jenis; Auto Masturbation dan Mutual Mastubation.

Dr Nugroho menjelaskan, kalau Auto Masturbation itu pemberian rangsangan di alat vital yang dilakukan Anda sendiri. Sementara itu, Mutual Masturbation itu masturbasi yang dilakukan oleh orang lain.

Nah, dari pembedaan jenis masturbasi ini juga yang akhirnya dapat diketahui dampak buruk dari masturbasi itu. “Kalau seseorang sudah kelewat doyan masturbasi dengan cara auto masturbasi, maka dia akan memiliki konsep pikiran untuk tidak membutuhkan orang lain atau pasangan. Sebab, dia sudah bisa memuaskan dirinya sendiri; dia tahu bagaimana gerakan yang mengenakan, titik rangsangan paling kuat, dan juga ritmen gerakan,” papar dr Nugroho.

So, Anda termasuk penggila masturbasi atau tidak nih? Kalau iya, jenis mana yang mewakili Anda? (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: