Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Ternyata, Depresi Tak Selalu Sama Pada Tiap Orang, Yuk Kenali Gejalanya
Search
Jumat 22 November 2019
  • :
  • :

Ternyata, Depresi Tak Selalu Sama Pada Tiap Orang, Yuk Kenali Gejalanya

Starberita – Jakarta, Depresi adalah gangguan mental yang bisa terjadi pada siapapun, baik anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Jika dibandingkan dengan stres, gejala depresi jauh lebih parah dan menimbulkan masalah yang lebih besar. Lantas, adakah perbedaan ciri-ciri depresi pada anak hingga orang dewasa? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Gejala depresi yang paling umum

Sering merasa sedih, cemas, atau ‘kosong’ adalah gejala depresi yang paling umum. Orang yang mengalami depresi cenderung sulit mengendalikan dirinya sendiri, tidak fokus, dan tidak bahagia dengan kehidupannya.

Selain itu, ciri-ciri depresi umum lainnya adalah:

  • Tidak minat untuk melakukan aktivitas apapun. Contohnya malas bekerja, malas keluar rumah, hingga menolak berhubungan intim.
  • Banyak makan atau justru malas makan. Akibatnya, orang dengan depresi bisa mengalami kenaikan atau penurunan berat badan sebanyak lima persen dalam sebulan.
  • Mengalami gangguan tidur, termasuk insomnia, bangun kepagian, atau justru banyak tidur.
  • Mudah marah dan gelisah.
  • Rasa sakit di sekujur tubuh tanpa sebab, misalnya sakit kepala, sakit punggung, nyeri otot, dan sakit perut.

Gejala depresi pada anak dan remaja

Sebetulnya, ciri-ciri depresi pada anak dan remaja mirip dengan gejala depresi pada orang dewasa. Hanya saja, ada gejala depresi yang khas terjadi pada anak dan remaja, yaitu:

  • Anak-anak yang depresiumumnya sering merasa sedih, cemas, dan clingy alias mudah nempel dengan orang lain. Kondisi ini sering kali membuat anak-anak jadi malas ke sekolah, malas makan, hingga berat badan turun drastis.
  • Remaja yang depresi biasanya menjadi mudah marah, sensitif, menjauh dari teman sebayanya, perubahan nafsu makan, hingga menyakiti diri sendiri. Bahkan, remaja yang mengalami depresi rawan terjerumus dengan penggunaan narkoba atau alkohol karena tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri.

Gejala depresi pada lansia

Depresi bukan hal yang normal terjadi pada orang yang berusia lanjut. Sayangnya, depresi pada lansia sulit dideteksi sehingga sulit diobati.

Gejala depresi pada lansia sebetulnya tidak jauh berbeda dengan orang dewasa pada umumnya. Akan tetapi, gejala lainnya bisa berupa:

  • Mudah lelah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Gangguan tidur, entah insomnia, bangun kepagian, atau justru banyak tidur
  • Pikun atau mudah lupa
  • Malas keluar rumah dan menolak untuk bersosialisasi
  • Muncul pikiran ingin bunuh diri

Jangan sepelekan sekecil apa pun ciri-ciri depresi yang terjadi pada diri Anda. Segera kunjungi psikiater jika Anda mengalaminya. (sbc-02/hel)

 




Tinggalkan Balasan

error: