Search
Rabu 1 April 2020
  • :
  • :

Sepekan, Donasi #kitapedulilombok Kumpulkan Rp14 juta

Starberita – Medan, Asyiknya lantunan musik reggae dari Bemby and Friends memecah suasana Car Free Day di Lapangan Merdeka Kota Medan, Minggu (12/8/2018).

Dihadapan mereka ada sebuah kardus bertuliskan donasi untuk korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Aksi Bemby and Friends dilirik masyarakat yang sedang berolahraga. Sambil menikmati musik, satu persatu mulai merogoh kantong.

Komunitas musik reggae itu ternyata bergabung dengan komunitas lainnya. Mulai dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA-DMI) Sumut, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) , jurnalis dari Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumut.

Mereka sudah menggalang dana selama sepekan belakangan. Seluruhnya memasang #kitapedulilombok sebagai branding penggalangan dana. Selama sepekan #kitapedulilombok berpencar di beberapa titik di Kota Medan.

Mulai dari persimpangan jalan, kampus hingga ke beberapa lokasi keramaian jadi target pwngumpulan donasi. Tidak hanya uang tunai, mereka juga menerima donasi dalam bentuk barang seperti pakaian layak dan makanan yang bisa dalam waktu cukup lama.

“Sudah sepekan ini, kita fokus pada penggalangan dana. Kita coba kumpulkan beberapa komunitas, untuk bahu membahu membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang ada di Lombok,” ujar Ketua IWO Sumut, Mei Leandha, Minggu (12/8/2018).

Selain kelompok mahasiswa dan jurnalis, KopiTAO salah satu produsen kopi yang fokus pada kesejahteraan oetani lokal juga ikut menggalang dana.

‘Beli Kopi Rp 5000, sudah berdonasi untuk Lombok’, kalimat yang di kotak donasi. Seluruh keuntungan yang didapat Kopi Tao pun akan didonasikan untuk Lombok.

Dari seluruh aksi penggalangan dana yang dilakukan dalam sepekan oleh #kitapedulilombok berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp.14 juta. Donasi langsung diserahkan ke lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumut.

Humas ACT Sumut Ilham Moehammad menyambut baik penyaluran donasi yang dilakukan. Saat ini, kata Ilham, cukup banyak yang harus dibenahi di Lombok pasca terjadinya bencana gempa bumi.

Mereka mencatat kebutuhan rehabilitasi Lombok mulai dari pembangunan toilet umum, Masjid Darurat, sekolah darurat dan shelter atau rumah sementara untuk korban gempa.

ACT juga sedang mengumpulkan sapi untuk kurban karena sudah mendekati Hari Raya Idul Adha. Sedikitnya, ada 100 ekor sapi yang dibutuhkan.

“Selain itu, kita juga butuh dapur umum dan menyewa angkutan untuk relawan yang akan berangkat menyalurkan bantuan ke Lombok dari Sumatera menuju Lombok,” ucap Ilham.

Saat ini pun, sambungnya, pihak ACT juga tengah berkoordinasi dengan TNI AU untuk memakai pesawat Hercules yang akan mengangkut bantuan ke Lombok.

“Kita juga akan mengajak mahasiswa di Sumut untuk bergabung bersama relawan untuk Lombok,” pungkasnya.

Diskusi dengan ACT membuat #kitapedulilombok semakin terpacu. Penggalangan dana rencananya akan dilakukan dalam sepekan ke depan. Pada puncak penggalangan dana, mereka akan menggelar pentas seni lintas komunitas.

Mulai dari, komunitas Nasyid, Reaggae dan komunitas lainnya akan berkumpul memeriahkan acara pentas seni untuk Lombok.

“Kita mengajak seleuruh komunitas yang ada di Kota Medan untuk bergabung. Ayo donasi untuk Lombok. Lombok adalah Kita. Lombok juga Indonesia,” kata Koordinator penggalangan dana #kitapedulilombok, Fajar. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: