Search
Selasa 18 Desember 2018
  • :
  • :

Ini 4 Tips Pilih Cuka Apel

Starberita – Jakarta, Banyak orang mulai mengonsumsi cuka sari apel sebagai minuman kesehatan baru. Pasalnya, banyak yang mengklaim bahwa cuka apel dapat membantu Anda menurunkan berat badan, menyingkirkan ketombe, mengontrol diabetes, membuat rambut Anda bersinar alami, menghilangkan bau badan dan berbagai manfaat lainnya.

Ahli Gizi dan Pelatih Gaya Hidup, Dr Tejender Kaur Sarna, mengatakan bahwa cuka sari apel efektif dalam banyak hal, tetapi efeknya mulai terlihat hanya setelah Anda menggunakannya secara teratur selama setidaknya 30 hingga 35 hari.

Dia mengatakan, cuka sari apel rendah gula, dapat meningkatkan sensitivitas insulin, mengontrol keasaman, keasaman, GERD, cegukan, menyembuhkan sakit tenggorokan dan menurunkan kadar kolesterol darah.

Namun, Anda tidak bisa begitu saja memilh cuka apel. Berikut beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum membelinya.

  1. Warna

Dr Sarna mengatakan bahwa warna cuka sari apel dapat bervariasi dari kuning lemon hingga oranye kecokelatan. Warna cuka berbeda tergantung pada warna kulit apel yang disarikan.

Jika apel berwarna merah muda pucat, cuka akan memiliki warna kekuningan, sedangkan jika cuka terbuat dari apel merah gelap, itu akan menjadi lebih gelap. Beberapa merek juga menjual cuka sari apel yang diputihkan, yang tidak berwarna atau putih.

  1. Keasaman

Dr Sarna menyarankan untuk memeriksa label sebelum membeli cuka sari apel. Label tersebut akan menyebutkan keasaman cuka. Nah, cuka dengan keasaman 5% diklaim bekerja paling baik. Juga jangan lupa, ikuti petunjuk pada label dan simpan botol seperti yang disebutkan.

  1. Jenis cuka sari apel

Ada berbagai jenis cuka sari apel yang tersedia di pasar. Tidak dipasteurisasi, dingin ditekan, tidak disaring, dibumbui, dan banyak lainnya. Cuka sari apel yang tidak dipasteurisasi, seperti namanya, tidak dipasteurisasi yang berarti ada kemungkinan besar bahwa ada bakteri dan mikroorganisme lain yang tumbuh subur di dalamnya.

Cuka dingin dibuat dari jus apel yang diekstraksi dengan pengepresan dingin. Tekanan dingin tidak merusak nutrisi dalam buah dan jus seharusnya lebih sehat daripada jus lainnya.

Cuka sari apel yang tidak disaring mengandung induk cuka, yang merupakan senyawa yang terbentuk selama proses alami fermentasi. Dr Sarna mengatakan bahwa yang terbaik adalah membeli cuka sari apel yang tidak disaring. Cuka sari apel yang tidak disaring lebih gelap warnanya dan berawan. Itu juga diyakini lebih kuat.

  1. Merek

Memilih merek cuka sari apel juga bagian yang penting. Anda dapat browsing atau bertanya pada penjualnya apa merek yang sesuai dengan keinginan Anda. Jadi, jangan asal membeli cuka sari apel, lihat label pada botol dan kemudian putuskan. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: