Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Jangan Sepele! Ternyata Aktivitas Sehari-hari Ini Bisa Merusak Rambut & Kuku
Search
Kamis 21 November 2019
  • :
  • :

Jangan Sepele! Ternyata Aktivitas Sehari-hari Ini Bisa Merusak Rambut & Kuku

Starberita – Jakarta, Dari sederetan kegiatan yang Anda upayakan demi menjaga kesehatan rambut kuku, tahukah Anda kalau ada beragam kebiasaan sehari-hari yang juga bisa membuat rambut dan kuku rusak? Ya, tanpa disadari nyatanya beberapa aktivitas rutin harian yang Anda kira baik, justru dapat membuat kuku dan rambut rusak, terlebih bila tidak diiringi dengan pencegahan yang tepat.

Maka itu, yuk, kenali beberapa aktivitas sehari-hari yang ternyata bisa merusak rambut dan kuku ini. Berbagai kebiasaan rutin yang bisa bikin kuku dan rambut rusak

  1. Pakai hair dryer dan catokan yang terlalu panas

Terlalu sering menata rambut menggunakan hairdryer atau catokan ternyata bisa merusak kealamian rambut, terlebih jika suhu yang digunakan terlalu panas. Terlampau sering menggunakan catokan, hair dryer, maupun alat-alat panas lainnya pada rambut, memang bisa mengeringkan setiap helai rambut. Pasalnya, alat ini menghilangkan kelembapan alami rambut dengan mengurangi kandungan airnya. Akhirnya, rambut rusak, kering, dan bercabang.

  1. Membersihkan rumah

Meski merupakan kegiatan yang baik dan menyenangkan, tapi Anda sebaiknya lebih berhati-hati saat membersihkan rumah. Sebab beberapa alat serta cairan pembersih rumah tangga bisa membuat kuku Anda kering, rapuh, mudah patah, dan berakhir menjadikan kuku rusak. Namun, bukan berarti hal ini jadi alasan untuk Anda malas bersih-bersih rumah. Solusinya, pastikan Anda menggunakan sarung tangan guna melindungi tangan dan kuku dari kerusakan.

  1. Menyisir rambut dalam keadaan basah

Jika Anda memiliki kebiasaan selalu menyisir rambut yang masih basah, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut. Bukan tanpa alasan, dilansir dari laman Self, rambut basah cenderung lebih lemah sehingga membuat rambut rusak daripada menyisirnya dalam keadaan kering. Itu sebabnya, saat Anda menyisir dan menarik rambut yang masih dalam keadaan basah, maka rambut akan mudah patah dan rontok. Supaya tak memiliki rambut rusak, lebih baik sisir rambut Anda dalam keadaan kering. Contohnya jika Anda ingin keramas, sebaiknya sisir rambut sebelum masuk ke kamar mandi. Biasanya, kondisi rambut setelah keramas tidak akan terlalu kusut jika telah disisir sebelumnya.

  1. Kurang nutrisi

Faktanya, makanan yang Anda konsumsi sehari-hari berperan sebagai penyuplai nutrisi guna mendukung berbagai fungsi tubuh, termasuk rambut dan kuku. Artinya, saat tubuh tidak mendapat nutrisi yang tepat, maka rambut dan kuku Anda juga tidak dapat berkembang sebagaimana mestinya. Misalnya, kekurangan zat besi yang diduga bisa menyebabkan rambut jadi menipis. Untuk itu, sebaiknya penuhi kebutuhan nutrisi tubuh Anda dengan makan makanan yang beragam dan bergizi seimbang.

  1. Berkebun

Meningkatkan kekuatan tangan, daya tahan tubuh, serta menurunkan risiko penyakit merupakan segelintir manfaat kesehatan dari berkebun. Namun tanpa sadar, kegiatan ini juga bisa mengakibatkan kuku rusak. Hal ini bisa dipicu dari paparan sinar matahari ataupun dari jamur dan bakteri yang mengendap di dalam tanah. Untuk mencegahnya, sebaiknya selalu gunakan sarung tangan saat sedang berkebun.

  1. Terlalu sering keramas

Mungkin Anda kira dengan sering keramas, maka rambut akan tampak lebih indah. Padahal nyatanya justru sebaliknya. Ya, keramas yang terlalu sering bisa merusak lapisan kutikula rambut (lapisan terluar rambut) dan mengeringkan helai rambut. Pasalnya, penggunaan shampo bertujuan untuk menghilangkan produksi minyak yang berlebihan di rambut. Itu sebabnya, ketika digunakan secara berlebihan maka minyak alami yang ada pada rambut akan terkikis, sehingga membuat rambut tampak kusam dan kering. Sebaiknya, lakukan keramas dalam frekuensi yang cukup dan tidak terlalu sering. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan frekuensi keramas dan penggunaan jenis shampo dengan kondisi rambut dan kulit kepala Anda.

  1. Memotong kutikula kuku

Di bagian pinggir kuku terkadang muncul potongan menyerupai lapisan lilin berwarna putih, yang bernama kutikula. Beberapa orang memilih untuk memotong kutikula karena dianggap merusak penampilan kuku. Padahal, tugas kutikula tidak main-main, yakni sebagai pelindung kuku dari infeksi jamur, kuman, dan bakteri yang berusaha menyelinap ke dalam kuku. Untuk itu, sebenarnya tidak terlalu disarankan untuk membersihkan kutikula. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: