Search
Minggu 22 Juli 2018
  • :
  • :

Usai Cabut Gigi, Jangan Konsumsi 7 Makanan & Minuman Ini

Starberita – Jakarta, Anda baru saja cabut gigi? Untuk mempercepat pemulihan, Anda tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan atau minuman. Ada beberapa pantangan makanan dan minuman yang harus Anda patuhi setelah cabut gigi. Kira-kira apa saja yang harus dihindari? Ini dia informasi lengkapnya.

Kapan boleh mulai makan setelah cabut gigi?

Setelah operasi cabut gigi, mulut dan rahang Anda mungkin masih terasa kebas akibat pengaruh obat bius. Akan tetapi, biasanya pengaruh obat bius ini akan hilang sendiri dalam waktu beberapa jam. Jadi tenang saja, Anda tetap bisa makan setelah cabut gigi.

Meski sudah boleh makan beberapa jam sesudahnya, Anda tetap harus berhati-hati dalam memilih menu makanan. Pasalnya, makanan dan minuman tertentu belum boleh dikonsumsi sampai berminggu-minggu setelah Anda cabut gigi.

Kalau hanya satu atau dua gigi saja yang dicabut dan tidak ada komplikasi serius saat operasi, Anda mungkin sudah boleh makan makanan yang teksturnya agak padat dalam waktu 24 jam setelahnya. Namun, karena kasus setiap orang berbeda-beda, sebaiknya tanyakan langsung pada dokter gigi Anda soal perawatan terbaik setelah cabut gigi.

Makanan yang baik untuk mempercepat pemulihan

Supaya gusi, gigi, dan jaringan-jaringan Anda lebih cepat pulih, pastikan untuk mengonsumsi makanan yang teksturnya lembut dulu. Misalnya bubur, sup krim, kentang tumbuk (mashed potato), bubur oatmeal, nasi tim, yogurt, atau puding. Dengan begitu, mulut dan gigi Anda tidak perlu bekerja terlalu keras untuk menghancurkan makanan.

Pantangan makanan setelah gigi dicabut

Pastikan Anda pantang mengonsumsi makanan dan minuman berikut ini sampai bekas cabut gigi Anda pulih kembali. Waktu yang dibutuhkan memang berbeda-beda, mulai dari beberapa hari sampai seminggu lamanya. Anda bisa menyesuaikan sendiri kondisi gusi dan gigi dengan makanan atau minuman yang Anda konsumsi.

1. Minuman bersoda

Soda atau karbonasi bisa mengurai gumpalan darah yang mengisi area bekas cabut gigi. Padahal, gumpalan darah ini sangat berguna untuk menyembuhkan luka atau infeksi setelah cabut gigi. Karenanya, hindari dulu minuman yang bersoda.

2. Makanan dan minuman yang terlalu dingin atau panas

Suhu yang terlalu ekstrem, baik itu terlalu dingin atau panas, bisa membuat gusi jadi nyeri. Pasalnya, setelah operasi gigi biasanya Anda akan jadi lebih sensitif terhadap makanan dan minuman yang suhunya ekstrem.

Jadi pastikan sup, bubur, atau teh Anda tidak terlalu panas. Perhatikan juga agar air putih Anda tidak sedingin es.

3. Makanan pedas

Makanan yang pedas bisa membuat area bekas cabut gigi jadi iritasi atau perih. Karenanya, hindari dulu makanan pedas sampai luka Anda membaik.

4. Makanan yang keras dan renyah

Makanan yang keras dan renyah akan lebih mudah tersangkut di area bekas operasi gigi. Hal ini bisa mengundang bakteri untuk bersarang dan berkembang biak. Selain itu, Anda juga harus mengunyah lebih keras padahal gusi sedang dalam masa pemulihan.

5. Minuman beralkohol dan berkafein

Anda suka minum bir atau kopi? Sebaiknya hindari dulu ya, sampai gigi Anda membaik. Pasalnya, kandungan alkohol dan kafein bisa menghambat proses pemulihan. Keduanya juga akan membuat Anda kehilangan banyak cairan tubuh karena bersifat diuretik. Padahal, Anda butuh cairan tubuh yang cukup supaya lebih cepat sembuh.

6. Makanan yang lengket

Makanan yang lengket seperti lemper, ketan, dan permen karet bisa menempel di area bekas cabut gigi dan membuatnya iritasi. Jadi, usahakan untuk mengonsumsi makanan yang mudah ditelan dulu.

7. Makanan dan minuman asam

Kadar keasaman dari makanan dan minuman seperti jeruk, cuka, tomat, mangga, dan kimchi bisa membuat area bekas operasi gigi jadi perih menyengat. Maka, di masa-masa awal pemulihan gigi sebaiknya Anda mengonsumsi makanan yang rasanya tidak terlalu kuat atau menyengat. (sbc-02/hel)

 




Tinggalkan Balasan

error: