Search
Rabu 21 November 2018
  • :
  • :

4 Jenis Obat Alergi Dingin Ini Perlu Anda Ketahui

Starberita – Jakarta, Banyak orang ingin berlibur ke daerah yang dingin agar bisa menikmati kesejukan udara. Namun, nyatanya tidak semua orang suka dengan suhu yang dingin. Orang yang memiliki alergi dingin alias urtikaria dingin pasti malah menghindari apa pun yang dingin. Kalau tidak, gatal-gatal akan menyerang dan menggaggu aktivitas. Lantas, apa saja obat yang bisa digunakan untuk orang yang alergi dingin?

Pada beberapa orang, urtikaria dingin alias alergi dingin bisa hilang dengan sendirinya setelah berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Sebenarnya tidak ada obat khusus untuk kondisi ini, tapi ada beberapa obat sebagai perawatan dan pencegahan yang dapat membantu.

Dokter biasanya menyarankan Anda untuk menghindari paparan dingin. Kalau itu tidak membantu, Anda mungkin memerlukan obat dengan resep khusus yang lebih paten.

Sebelum Anda menggunakan obat untuk perawatan alergi dingin, konsultasikan dahulu kondisi Anda pada dokter. Ada beberapa obat-obatan yang biasa digunakan untuk biduran saat alergi dingin kambuh. Berikut daftar obat-obatannya.

1. Antihistamin

Antihistamin adalah obat paling umum yang digunakan pada kasus alergi dingin. Histamin adalah zat kimia vasoaktif. Ini artinya histamin memiliki efek pada pembuluh darah kecil (kapiler) untuk melebar. Histamin memengaruhi saraf di sekitar bagian tubuh yang menyebabkan gatal biduran.

Seperti namanya, antihistamin adalah obat yang menghentikan kerja histamin. Histamin biasanya dilepaskan saat terjadi kondisi ini di kulit:

  • Gigitan serangga
  • Biduran, angiodema, dan anafilaktik
  • Keracunan
  • Urtikaria pigmentosa

Dengan adanya obat antihistamin, maka efek histamin yang dikeluarkan saat sedang mengalami alergi dingin akan ditekan untuk mengurangi efek gatalnnya.

Antihistamin bisa didapatkan dalam bentuk tablet,  suntikan, atau krim. Suntikan hanya diberikan pada kasus alergi yang parah.

2. Kortikosteroid sistemik

Kortikosteroid sistemik memiliki efek anti peradangan yang mendalam. Kortikosteroid sistemik yang diberikan melalui mulut (diminum) atau dengan disuntik disebut dengan steroid sistemik. Ada beberapa jenis steroid sistemik, salah satunya adalah prednisone dan prednisolon. Keduanya adalah obat yang paling sering diresepkan untuk orang yang mengalami peradangan pada kulit.

Prednisone paling sering diberikan untuk pagi hari. Pengobatan awal menggunakan prednisone ini biasanya diberikan untuk 2-4 minggu pertama, selanjutnya akan dilihat lebih lanjut hasilnya – apakah perlu menyesuaikan lagi dosisnya atau sudah cukup.

Penggunaan obat ini harus diawali dengan konsultasi kepada dokter terlebih dahulu sebab ada efek samping yang bisa terjadi sejak minum obat ini. Khususnya jika Anda minum dalam dosis yang tinggi (lebih dari 20 mg per hari). Efek samping yang bisa ditimbulkan antara lain:

  • Gangguan tidur
  • Nafsu makan meningkat
  • Kenaikan berat badan
  • Peningkatan gula darah 2 jam setelah makan
  • Efek psikologis tertentu

3. Leukotriene antagonis

Obat ini disebut juga dengan antileukotriene. Obat ini menghambat zat leukotrien yang menimbulkan peradangan.

Obat ini pada dasarnya sering digunakan untuk menangani asma. Namun antileukotriene ini memiliki manfaat lain, yakni:

  • Pencegahan dan pengobatan asma pada anak dan orang dewasa.
  • Pengobatan alergi musiman (hay fever) yang dipicu oleh alergen dari luar seperti serbuk sari dari pohon, rumput, atau gulma.
  • Pengobatan alergi yang dipicu oleh alergen dalam ruangan seperti debu tungau, spora jamur, atau bulu binatang.
  • Untuk menangani berbagai jenis kasus biduran, termasuk biduran karena alergi dingin.

4. Omalizumab

Omalizumab atau disebut juga Xolair adalah terapi obat lini kedua untuk pengobatan biduran. Obat ini akan diresepkan untuk orang dengan alergi dingin yang tidak berhasil menggunakan obat lainnya. Contohnya obat antihistamin atau obat steroid sistemik.

Obat ini tidak bisa digunakan sembarangan, diberikan dengan suntikan di permukaan kulit setiap 4 minggu sekali. Obat ini bisa digunakan untuk remaja dan juga orang dewasa. (sbc-02/hel)

 




Tinggalkan Balasan