Search
Minggu 12 Juli 2020
  • :
  • :

Ini Pemicu Asma yang Umum & Bagaimana Menghindarinya

Starberita – Jakarta, Pemicu asma adalah material, kondisi, atau aktivitas yang akan memperburuk gejala asma atau menyebabkan serangan asma. Pemicu asma sangatlah umum, dan hal ini membuat keadaan semakin buruk. Pada beberapa kasus, menghindari semua pemicu asma Anda dapat menjadi sangat sulit. Namun, dengan sedikit perencanaan, Anda dapat belajar untuk mencegah agar tidak terekspos pemicu asma, sehingga Anda dapat mengurangi risiko serangan asma.

Pemicu asma di udara

Terekspos serbuk sari, polusi udara, asap rokok, dan uap dari vegetasi dapat membuat asma Anda kambuh. Serbuk sari dapat menjadi masalah terutama saat musim semi dan gugur, walaupun bunga, gulma, dan rumput mekar sepanjang tahun. Hindari berada di luar selama waktu-waktu serbuk sari sedang banyak atau angin sedang kencang dan membuat serbuk sari tanaman beterbangan.

Gunakan penyejuk ruangan jika anda memilikinya. Penyejuk ruangan mengurangi polutan udara dalam ruangan, seperti serbuk sari, dan juga mengurangi kelembapan di dalam ruangan atau rumah. Hal ini akan mengurangi risiko Anda terekspos tungau dan risiko Anda mengalami serangan asma.

Peliharaan berbulu dapat memicu asma

Peliharaan dan binatang, walaupun menggemaskan, dapat memicu asma pada orang yang alergi padanya. Bulu adalah salah satu pemicunya. Beberapa binatang memiliki bulu lebih daripada binatang lain. Terlebih lagi, protein yang ditemukan di liur binatang, feces, urin, bulu, dan kulit dapat memicu asma. Cara terbaik untuk mencegah kambuhnya asma dari pemicu ini adalah dengan menghindari tinggal bersama binatang. Jika Anda tidak siap untuk berpisah dengan binatang kesayangan Anda, cobalah jauhkan peliharaan Anda dari kamar tidur, furnitur, dan tempatkan di luar ruangan dalam kebanyakan waktu. Peliharaan dalam ruangan harus sering dimandikan secara teratur.

Debu

Tungau, zat allergen yang umum, suka bersembunyi di dalam debu di tempat-tempat dan ruangan yang sering kita kunjungi seperti kamar tidur, ruang tamu, dan kantor. Belilah pelindung debu untuk matras, box springs, dan sofa. Beli juga bantal anti debu yang bisa dipakai di bantal Anda. Karpet dan keset juga merupakan magnet debu. Jika Anda memakai karpet di rumah, mungkin saatnya untuk mengganti lantai Anda dengan lantai kayu. Kurangi bahan yang tidak perlu, dan cucilah kain bahan Anda menggunakan air yang paling panas.

Jamur

Jamur dan lumut adalah dua pemicu terbesar asma. Anda dapat mencegah dampak dari pemicu ini dengan menghindari tempat-tempat lembap di dapur, kamar mandi, bawah tanah, dan sekitar taman anda. Kelembapan tinggi dapat meningkatkan risiko jamur dan lumut untuk tumbuh. Ada baiknya Anda memiliki dehumidifier jika kelembapan menjadi fokus anda. Pastikan Anda menyingkirkan benda apapun yang memiliki jamur atau lumut.

Serangga

Kecoak tidak hanya menakutkan, mereka dapat membuat Anda sakit. Serangga ini memberikan potensi pemicu asma yang besar untuk Anda. Jika Anda menemukan bahwa Anda memiliki masalah dengan kecoa, ambil langkah untuk membasmi mereka. Tutupi, simpan, dan singkirkan makanan atau minuman yang terbuka. Vakum, sapu, dan pel semua area di mana anda melihat kecoa. Hubungi pembasmi kecoa atau gunakan gel kerangga untuk mengurangi jumlah serangga di rumah anda. Jangan lupa untuk menginspeksi bagian luar rumah Anda untuk mengetahui di mana serangga bersembunyi.

Pemicu yang tidak boleh Anda hindari

Olahraga dapat menjadi pemicu asma dalam beberapa kasus. Olahraga juga merupakan pemicu asma yang paling umum, tapi inilah pemicu asma yang tidak boleh Anda hindari. Aktivitas fisik sangatlah penting untuk kesehatan Anda secara menyeluruh, dan hal ini pantas diperjuangkan. Anda dapat melakukan aktivitas fisik, olahraga, dan aktivitas luar ruangan selama hidup Anda. Anda hanya perlu melakukannya dengan bijak. Jika kegiatan ini menjadi fokus Anda, konsultasilah pada dokter tentang pengobatan yang dapat menolong anda mencegah serangan asma selama Anda melakukan aktivitas-aktivitas ini.

Kondisi lain yang dapat menyebabkan asma

Infeksi, virus, dan penyakit yang mempengaruhi paru-paru Anda dapat memicu asma. Sebagai contoh udara dingin, infeksi pernapasan, pneumonia, dan flu. Infeksi sinus dan peningkatan asam dapat menyebabkan asma kambuh, seperti beberapa pengobatan.

Parfum dan apapun yang beraroma kuat dapat merangsang saluran pernapasan Anda. Stress, kecemasan, dan emosi kuat lainnya juga dapat menjadi pemicu napas yang tidak teratur. Gangguan saluran udara atau pernapasan ini dapat memicu serangan asma. Ditambah lagi, alergi makanan dapat menyebabkan serangan alergi, terutama jika Anda mengalami reaksi anaphylactic pada zat allergen pada makanan.

Jika Anda percaya bahwa Anda memiliki asma alergi, tanyakan dokter Anda mengenai pemeriksaan alergi. Dengan cara ini Anda akan tahu zat allergen apa yang menyebabkan serangan asma Anda. Walaupun Anda tidak bisa menyembuhkan asma, Anda dapat mengontrolnya. Bekerjasamalah dengan dokter Anda untuk mengidentifikasi pemicu asma Anda. Hindari pemicu ini sebisa mungkin, dan Anda akan menghindari asma yang tidak diinginkan dan gejala alergi yang menyertainya.

Ketika Anda tidak bisa menghindari pemicu asma

Beberapa pemicu sangatlah umum dan anda benar-benar tidak bisa dihindari. Debu adalah contohnya. Orang yang sangat sensitif terhadap debu akan mengalami kesulitan dalam menghindarinya. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin akan merekomendasikan agar Anda mengambil suntikan alergi. Dokter Anda akan menginjeksikan sejumlah kecil zat allergen ke tubuh Anda. Seiring waktu, tubuh Anda akan belajar mentoleransi zat allergen dan tidak akan merespon zat allergen tersebut secara berlebihan. Perawatan ini dapat mengurangi gejala asma Anda dan mungkin membuat beberapa pemicu menjadi lebih dapat diatur. (sbc-02/hel)

 




Tinggalkan Balasan

error: