Search
Rabu 17 Oktober 2018
  • :
  • :

Olahraga Terlalu Berat Bisa Merusak Sistem Pencernaan, Ini Penjelasannya

Starberita – Jakarta, Usus merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia. Kesehatan usus dapat memiliki dampak besar pada bagaimana tubuh Anda dapat bekerja dengan baik.

Ada berbagai hubungan yang dibuat antara bioma mikro yang tidak seimbang (bakteri usus) dan berbagai penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, kanker dan penyakit jantung.

Dengan meningkatnya pengetahuan ilmiah, manusia mulai memahami peran vital mikroorganisme yang hidup dalam saluran pencernaan. Pasalnya pencernaan akan berhubungan dengan kekebalan dan keseimbangan hormonal, kesehatan mental, mengendalikan peradangan dan masih banyak lagi.

Menjaga usus adalah salah satu kunci menciptakan kesehatan yang baik. Banyak orang yang tidak mengetahui dan meremehkan fungsi bakteri usus. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa wanita dengan gaya hidup tidak aktif, memiliki tingkat kesehatan yang rendah dibandingkan dengan yang aktif.

Meski demikian, Terapis Gizi, Hannah Braye mengatakan olahraga berat dan berlebih juga berdampak negatif bagi kesehatan usus. Ia mengatakan hal ini disebabkan oleh meningkatnya peradangan yang merusak lapisan usus dan komposisi bakteri.

“Inilah sebabnya banyak pelari maraton sering menhalami masalah pencernaan. Oleh karena, ada baiknya mengambil langkah ekstra untuk mendukung kesehatan usus, jika Anda adalah atlet ketahanan,” tegas Hannah.

Diet tinggi gula dan rendah serat menunjukkan bahwa kombinasi ini dapat scara signifikan mengurangi keragaman bakteri isus dan meningkatkan mikroorganisme yang tidak diinginkan seperti ragi.

“Diet rendah serat sangat merugikan, seperti serat prebiotik dari buah-buahan, sayuran dan wholegrain diperlukan untuk bertindak sebagai sumber bahan bakar untuk bakteri menguntungkan dalam usus dan menjaga tingkat kesehatan. Memotong makanan bergula dan berkulitas serta meningkatkan asupan buah dan sayuran adalah hal yang dianjurkan. ” tambahnya.

Disisi lain penggunaan Antibiotik (dan obat lain) mampu menyelamatkan jutaan nyawa. Namun, ketergantungan yang berlebihan pada obat-obatan memiliki efek merusak yang serius pada kesehatan usus.

“Antibiotik bekerja dengan membunuh penyakit yang menyebabkan bakteri di dalam tubuh. Namun, mereka juga akan menghabiskan banyak bakteri usus menguntungkan yang menyebabkan ketidakseimbangan,” lanjutnya.

Penelitian menunjukkan bahwa pengobatan antibiotik jangka pendek dapat mengubah komposisi bakteri usus, jika hal ini terus dilakukan dalam jangka panjang, maka akan meningkatkan perkembangan dan ketahanan penyakit.

Penelitian baru-baru ini juga menyoroti bahwa bukan hanya antibiotik yang menjadi masalah. Banyak obat yang digunakan seperti inhibitor pompa proton, anti-psikotik, obat diabetes dan obat anti-kanker juga dapat memiliki dampak negatif pada microbiome. (sbc-02/okz)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: